johannesharry.wordpress.com

Memberi-Mengasihi-Mencintai Apa Adanya

Festival Komputer dan Seluler Indonesia dan Bobo Fair

1.jpg

Perhelatan Akbar Teknologi Komputer (9th Festival Komputer Indonesia) dan Seluler (Indonesia 2007 Cellularshow) serta 5th Bobo Fair

Tempat Acara : Jakarta Convention Center, tanggal 27 Juni  s.d 1 Juli 2007

antrian-ticket-fki2007.jpg 

Acara ini diselenggarakan oleh APKOMINDO-ATSI dan DYANDRA

Peserta yang pameran diikuti oleh sekitar 100an peserta, seperti :

Untuk Mobile Provider : Indosat-Telkomsel-XL-3-Bakrie Telecom-Mobile 8-Telkom.

mobile2.jpg

 

Untuk Product Mobile : Nokia-Sonny Ericsson-LG-Motorola-dll

mobile21.jpg

Untuk Product Computer : Apple-Fujitzu-HP-Compaq-Acer-Lenovo-Epson-Canon-Umax-dll

Untuk News : Kompas-Media Indonesia-Warta Kota-Kontan-Mombi-Sinar Harapan-Nova-Nakita-OChannel-Trans7-Women Radio-Cosmopolitan FM-U FM-Female Radio-dll

Setiap Pengunjung dikenakan tariff Rp.5000,-/orang, anak kecil dibawah 2 tahun GRATIS

fk.jpg

Dari tiket masuk yang pengujung beli akan mendapatkan hadiah setiap hari Motor Kymco dan Grand Prize : Suzuki Karimun Estilo

kymco-fki2007.jpgzuzuki-estilo-fki2007.jpg

 

Diperkirakan total pengunjung ada 500.000 s.d 1.000.000 (lima ratus ribuan s.d jutaan orang).

ienovo-fki2007.jpg

Acara ini di kemas dengan sangat menarik, ada untuk anak2x dengan mengikuti kuiz seperti di stand XL, tebak2xan  di stand Indosat, lelang computer di stand Acer, serta lelang Handphone di stand Tabloid Pulsa, dan masih banyak acara menarik lainnya.

 Semua stand pameran rame dikunjungi oleh masyarakat.

Hari minggu kemarin (01/07/07) adalah hari terakhir penyelengaraan pameran akbar ini, diperkirakan transaksi penjualan mencapai angka +/- 1/2 trilyun rupiah selama berlangsung acara ini.

Senin,Juli 2, 2007 Ditulis oleh johannesharry | Sekilas Info | | 1 Komentar

Hati2x Membeli “Air Minum” Galonan

Liputan6.com, Jakarta:

Saat ini, tingkat ketergantungan masyarakat pada air minum dalam kemasan semakin tinggi. Minuman ini dimana-mana seperti sudah menjadi kebutuhan. Di warung, rumah, sekolah, di tengah kemacetan apalagi saat dahaga selepas melakukan aktivitas atau berolahraga. 

Konsumsi air minum dalam kemasan mencapai 12 miliar liter per tahun. Nilai transaksinya mencapai lima triliun rupiah per tahun. Jumlah ini lebih besar ketimbang belanja obat nasional yang hanya mencapai Rp 4,5 triliun per tahun. Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan, kini ada lebih dari 1.400 jenis air minum dalam kemasan.

Sebut saja para pemain besarnya, seperti Aqua, Vit, Ades, Monair, Aguaria, Prim-a, Hexagonal, dan ratusan merek lainnya. Menurut Willy Sidharta, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin), jika dihitung dari penghasilan pengusaha besar, omzet bisnis ini diperkirakan mencapai lima triliun rupiah.

“Saat ini air minum dalam kemasan adalah produk yang paling banyak dikonsumsi,” kata Willy. Bisnis air bening ini akan terus meledak seiring dengan kian memburuknya lingkungan hidup dan pertambahan penduduk. Karenanya tak heran, seliter air minum dalam kemasan ada yang harganya sama atau lebih mahal ketimbang harga seliter bensin yang diolah dengan teknologi yang jauh lebih rumit dan mahal.

Singkat cerita bisnis air minum lagi gurih-gurihnya. Keadaan ini memancing hukum pasar. Lantaran banyak diburu pembeli, munculah produk tiruan alias palsu. Barang palsu ini disimpan dalam botol bekas air minum kemasan yang dikumpulkan para pemulung. Menurut sejumlah pedagang besar botol bekas yang ditemui tim Sigi, sebelumnya botol bekas dipisahkan.

Ada yang dijual sebagai limbah plastik daur ulang, dan ada juga yang akan dijual sebagai botol untuk diisi air minum kembali. Satu botol plastik yang masih mulus lengkap dengan tutup diterima seharga Rp 260. Seorang pengumpul, bisa memasok lebih dari 3.000 botol bekas dalam sepekan. Ini jauh lebih menguntungkan dibanding menjual botol rusak yang hanya laku tiga hingga lima ribu per kilo.

Selain memanfaatkan botol bekas, modus pemalsuan air minum kemasan yang pernah terbongkar polisi adalah dengan cara mengoplos.  Biasanya ini terjadi pada produk galonan. Caranya mencampur galon air kemasan asli dengan air isian sendiri. Modus ini biasanya dilakukan sopir atau agen nakal.

Dengan cara itu pembeli tak menyangka galon air yang dibelinya palsu karena diantar langsung agen atau distributor resmi. Modus paling mudah adalah dengan memalsu secara terang-terangan merek maupun air galonan. Caranya, air galonan isi ulang dijual dengan merk pabrik besar. Modus ini mudah dilakukan karena saat ini banyak dijumpai industri rumahan yang memproduksi galon berikut tutupnya, plastik segel, dan tisu basah.

Isinya bisa air dari perusahaan air minum atau membeli di depot air isi ulang. Kasus pemalsuan seperti ini, belum lama beselang terbongkar aparat Kepolisian Sektor Rungkut, Surabaya timur, Jawa Timur. Meski kejadian ini sudah berlangsung lama, Aspadin sepertinya kurang antusias memeranginya.

Maklum, jika mereka mengumumkan produknya dipalsu bisa merusak pasar dan citra merek di mata konsumen. Galon air minum ini sudah sebulan teronggok di salah satu ruangan Mapolsek Rungkut. Isinya bukan Aqua asli melainkan galon berisi air isi ulang yang dikemas seolah air kemasan bermerek terkenal.

Kejadian ini bermula saat polisi memergoki Azis tengah menjajakan 80 galon air minum di toko-toko di daerah Rungkut. Setelah diselidiki, Aqua yang dijual ternyata palsu hasil produksi sendiri.Azis ditangkap atas tuduhan memproduksi dan memperdagangkan Aqua palsu.  Dia berdalih produk ini sangat laris di pasaran sehingga memilih memalsu merek ini. Ini dilakukan sejak empat bulan terakhir. Dalam seminggu Azis berhasil menjual 150 hingga 200 galon air.

Dari setiap galon, Azis mendapat keuntungan bersih sekitar Rp 3.000.Sayang, jaringan pemalsu ini belum terbongkar tuntas. Pasalnya, Edi si pemasok tutup dan segel Aqua palsu hingga kini masih buron. Air minum galonan memang diakui Aspindo sebagai produk yang paling banyak dan mudah dipalsukan.

Modalnya hanya galon bekas beserta tutupnya, segel plastik, tisu, dan sebuah hairdriyer untuk memanaskan plastik segel. Sejauh ini, merek yang paling banyak diincar para pemalsu adalah Aqua. Maklum merek ini sudah sangat terkenal, paling mahal, dan cepat laku. Penelusuran tim Sigi mendapati fakta, pemain bisnis ini justru melibatkan orang dalam, terutama menyangkut pasokan segel berikut tutup galon dan tisunya. 

Untuk memastikan produk air minum itu palsu atau asli ternyata tidak mudah. Apalagi air minum kemasan yang bening dan tak beraroma. Pengalaman buruk mengkonsumsi air minum kemasan dialami seorang ibu rumah tangga, sebut saja Nyonya Eni. Saat Eni memesan galon air minum kepada langganannya ternyata di dalamnya teronggok serpihan mirip daun kehijau-hijauan. 

Pengalaman itu tentu saja sangat mengecewakan. Selama ini Eni sangat fanatis dengan produk itu baik untuk memasak maupun membuat susu bagi anaknya yang belum genap setahun. Wowok, penjual air itu juga kaget. Dia mengaku sejak tiga tahun menjual air minum bermerk terkenal itu, baru sekali ini mendapati galon dagangannya bermasalah. 

Tim Sigi kemudian membawa air galonan itu kepada Willy. Tapi, Ketua Aspindo yang juga Presiden Direktur Aqua Golden Missisipi ini tak bisa memastikan air itu asli atau palsu karena seal atau segelnya sudah terbuka. Munculnya minuman palsu menunjukkan pengawasan terhadap produk makanan dan minuman oleh pemerintah masih mengecewakan.

Para produsen jangan membiarkan produk mereka dipalsu dengan alasan akan berbalik merusak citra merek dagang. Konsumen berharap membeli air minum yang sehat bukan produk palsu yang sangat mungkin tercemar kuman atau bakteri.(IAN/Tim Sigi)   

Senin,Juli 2, 2007 Ditulis oleh johannesharry | Sekilas Info | | & Komentar

“KEJU” banyak mengandung KALSIUM

Kalsium ternyata tak cuma dibutuhkan kala masa pertumbuhan. Sepanjang hayat, tubuh manusia memerlukan kalsium. ”Di usia dewasa, kalau kadarnya tak mencukupi, tubuh akan mengambilnya dari tulang,” jelas dr Pauline Endang SpGK.

Agar tetap sehat, tubuh perlu asupan kalsium yang memadai. Sulitkah mencari sumbernya dalam makanan? ”Tidak juga. Kalsium cukup mudah didapat dalam menu sehari-hari,” ungkap Pauline yang juga mengepalai Klinik Tumbuh Kembang di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Dalam bahan makanan, kalsium antara lain terdapat pada ikan, utamanya ikan yang dimakan beserta tulang atau durinya. Sebut saja misalnya, ikan sarden kalengan, salmon presto, dan ikan teri. ”Karena tulangnya lunak, kita bisa mendapatkan kalsium dari jenis ikan tersebut,” papar Tuti Soenardi dari Yayasan Gizi Kuliner Indonesia.
Selain dari ikan, kalsium juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan kailan. Makanan dari kacang-kacangan pun, seperti tahu dan tempe, kaya akan kalsium. ”Susu dan produk turunannya seperti yogurt dan keju juga tersedia sebagai pemasok kalsium,” tutur Tuti, pakar gizi, saat berbicara dalam konferensi pers Kampanye Pentingnya Asupan Kalsium Sejak Usia Dini, yang digelar Kraft Ultrajaya, belum lama ini. Dari beragam alternatif sumber kalsium, keju termasuk yang paling baik. Sebab, pada sayuran masih terdapat zat penghambat penyerap kalsium. ”Phytates yang terdapat pada buncis dan kacang kedelai, oxalates seperti yang ada pada rhubab dan bayam, serta fiber yang ada di gandum membatasi penyerapan kalsium,” imbuh dr Pauline.

Olahan tradisional berkeju

Selama ini, keju kerap disandingkan dengan makanan khas Barat. Malah, bagi sebagian orang, keju umumnya cuma dijadikan teman menyantap roti. ”Padahal, keju juga cocok untuk masuk dalam masakan tradisional,” ungkap Tuti yang memrakarsai berdirinya Tuti Soenardi Healthy Food.

Alternatif olahan tradisional berkeju sangat banyak. Ditambahi keju, cita rasa masakan tradisional jadi makin unik. Sebut saja misalnya, tempe bacem keju. Tempe bacem dengan irisan keju yang digoreng setelah dibaluri tepung panir menghasilkan paduan rasa manis dan gurih yang sangat enak. ”Sewaktu demo masak di Yogyakarta, banyak yang menyukainya,” kata Tuti. Anda juga dapat menyisipkan keju pada sarapan pagi. Terlebih jika menu yang dihidangkan adalah bubur ayam. ”Taburkan keju di atasnya,” saran Tuti.

Kalau Anda menginginkan asupan serat saat sarapan pagi, sajikan saja bubur manado. Wortel, buncis, kangkung, dan jagung manis pipilan bisa Anda sertakan saat memasaknya. ”Sebagai pelengkap sekaligus pemberi rasa gurih, tambahkan keju parut menjelang dihidangkan,” kata Tuti. Menu-menu praktis juga tersedia. Roti isi sarden dan keju contohnya. ”Atau, buatkan nasi goreng keju untuk keluarga,” saran Tuti yang lahir di Surabaya, 18 Oktober 1934.

Dengan campuran keju pada masakan, Anda sekaligus dapat mengatasi ketidaksukaan anak pada sayur. Apalagi, hampir semua camilan anak bisa dihidangkan dengan keju. ”Rasa gurih yang berasal dari keju akan mengusir rasa pahit pada sayuran,” ungkap Tuti.

Untuk camilan, sajikan burger isi selada hijau, tomat, dan mentimun lantas sisipi keju di dalamnya. Alternatif lainnya, rebus brokoli dan siram dengan saus keju. Bisa juga, tumis bayam dengan keju. ”Tanpa terasa, anakpun sudah makan sayuran,” ujar Tuti yang ahli masak dan telah menerbitkan beragam buku masakan.

Lumpia semarang juga bisa menjadi sahabat keju. Cara penyiapannya tak rumit. ”Yang dibutuhkan hanya kulit lumpia, keju iris, sedikit saus mayones, dan nugget. Gulung seperti lumpia,” kata Tuti. Cara mengolah keju ada triknya. Jika diikuti, hasil masakannya akan bagus. ”Keju sebagai produk olahan mestinya tidak diikutkan dalam proses pemasakan makanan,” saran Tuti. rei

Satai Warna-warni

Anak-anak kerap sukar diajak makan yang padat nutrisi. Meski begitu, mereka menyediakan celah bagi orangtua untuk berkreasi demi memenuhi kebutuhan gizinya. Mereka senang dengan santapan yang terlihat menarik dan praktis.

Satai warna-warni yang berisikan kentang, wortel, brokoli, telur puyuh, sosis, dan potongan keju, niscaya akan mengundang selera si kecil. Mereka bisa melahapnya sambil beraktivitas. Entah di sela-sela keasyikannya bermain game atau sambil mengerjakan pekerjaan rumah. Bagaimana cara membuatnya, simak resep berikut :

Bahan

- 1 buah kentang ukuran kecil, potong dadu

- 2 buah wortel, iris seruas jari

- 3 buah sosis ayam atau sapi, iris tebal

- 12 butir telur puyuh

- Brokoli, potong sesuai kuntum, rebus

- Keju cheddar, potong dadu

- Minyak goreng secukupnya

- Tusuk satai

Cara membuat

1. Rebus kentang, wortel, brokoli, dan telur puyuh secara terpisah, hingga matang. Goreng sosis

2. Susun di tusuk satai, dengan urutan: kentang, sosis, brokoli, keju, dan wortel

3. Sajikan segera

*Sumber  : milis masakan

Senin,Juli 2, 2007 Ditulis oleh johannesharry | Kesehatan | | 1 Komentar

Kualitas Pendidikan Finlandia terbaik di dunia

Tahukah Anda negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki peringkat
pertama di dunia? Kalau Anda tidak tahu, tidak mengapa karena memang banyak
yang tidak tahu bahwa peringkat pertama untuk kualitas pendidikan adalah
Finlandia. Kualitas pendidikan di negara dengan ibukota Helsinki , dimana
perjanjian damai dengan GAM dirundingkan, ini memang begitu luar biasa
sehingga membuat iri semua guru di seluruh dunia.

Peringkat I dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei
internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for
Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut dikenal dengan
nama PISA mengukur kemampuan siswa di bidang Sains, Membaca, dan juga
Matematika. Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi
juga menunjukkan unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental.
Ringkasnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas.

Lantas apa kuncinya sehingga Finlandia menjadi Top No 1 dunia? Dalam
masalah anggaran pendidikan Finlandia memang sedikit lebih tinggi
dibandingkan rata-rata negara di Eropa tapi masih kalah dengan beberapa
negara lainnya.

Finlandia tidaklah mengenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar,
memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau memborbardir
siswa dengan berbagai tes. Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah
pada usia yang agak lambat dibandingkan dengan negara-negara lain, yaitu
pada usia 7 tahun, dan jam sekolah mereka justru lebih sedikit, yaitu
hanya 30 jam perminggu. Bandingkan dengan Korea , ranking kedua setelah
Finnlandia, yang siswanya menghabiskan 50 jam perminggu

Lalu apa dong kuncinya? Ternyata kuncinya memang terletak pada kualitas
gurunya. Guru-guru Finlandia boleh dikata adalah guru-guru dengan kualitas
terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah profesi
yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah fantastis. Lulusan sekolah
menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat masuk di
sekolah-sekolah pendidikan dan hanya 1 dari 7 pelamar yang bisa diterima,
lebih ketat persaingainnya ketimbang masuk ke fakultas bergengsi lainnya
seperti fakultas hukum dan kedokteran! Bandingkan dengan Indonesia yang
guru-gurunya dipasok oleh siswa dengan kualitas seadanya dan dididik oleh
perguruan tinggi dengan kualitas seadanya pula.

Dengan kualitas mahasiswa yang baik dan pendidikan dan pelatihan guru yang
berkualitas tinggi tak salah jika kemudian mereka dapat menjadi guru-guru
dengan kualitas yang tinggi pula. Dengan kompetensi tersebut mereka bebas
untuk menggunakan metode kelas apapun yang mereka suka, dengan kurikulum
yang mereka rancang sendiri, dan buku teks yang mereka pilih sendiri. Jika
negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan
bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, mereka justru percaya
bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa.
Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajar siswa untuk lolos
ujian, ungkap seorang guru di Finlandia. Padahal banyak aspek dalam
pendidikan yang tidak bisa diukur dengan ujian. Pada usia 18 th siswa
mengambil ujian untuk mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi dan
dua pertiga lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Siswa diajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK!

Inimembantu siswa belajar bertanggungjawab atas pekerjaan mereka sendiri,
kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia.

Dan kalau mereka bertanggungjawab mereka akan bekeja lebih bebas.Guru
tidak harus selalu mengontrol mereka.

Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari
sendiri informasi yang mereka butuhkan. Siswa belajar lebih banyak jika
mereka mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Kita tidak belajar
apa-apa kalau kita tinggal menuliskan apa yang dikatakan oleh guru. Disini
guru tidak mengajar dengan metode ceramah, Kata Tuomas Siltala, salah
seorang siswa sekolah menengah. Suasana sekolah sangat santai dan
fleksibel. Terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan dan
belajar menjadi tidak menyenangkan, sambungnya.

Siswa yang lambat mendapat dukungan yang intensif. Hal ini juga yang
membuat Finlandia sukses. Berdasarkan penemuan PISA , sekolah-sekolah di
Finlandia sangat kecil perbedaan antara siswa yang berprestasi baik dan
yang buruk dan merupakan yang terbaik menurut OECD.

Remedial tidaklah dianggap sebagai tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan
untuk memperbaiki. Seorang guru yang bertugas menangani masalah belajar dan
prilaku siswa membuat program individual bagi setiap siswa dengan penekanan
tujuan-tujuan yang harus dicapai,

umpamanya: Pertama, masuk kelas; kemudian datang tepat waktu; berikutnya,
bawa buku, dlsb. Kalau mendapat PR siswa bahkan tidak perlu untuk menjawab
dengan benar, yang penting mereka berusaha.

Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka.

Menurut mereka, jika kita mengatakan “Kamu salah” pada siswa, maka hal
tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan
menghambat mereka dalam belajar. Setiap siswa diperbolehkan melakukan
kesalahan. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai
sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya. Jadi tidak ada sistem
ranking-rankingan. Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya
masing-masing.

Ranking-rankingan hanya membuat guru memfokuskan diri pada segelintir
siswa tertentu yang dianggap terbaik di kelasnya. Kehebatan sistem
pendidikan di Finlandia adalah gabungan antara kompetensi guru yang tinggi,
kesabaran, toleransi dan komitmen pada keberhasilan melalui tanggung jawab
pribadi. Kalau saya gagal dalam mengajar seorang siswa, kata seorang guru,
maka itu berarti ada yang tidak beres dengan pengajaran saya! Benar-benar
ucapan guru yang sangat bertanggungjawab.

Diambil dari Top of the Class – Fergus Bordewich

Senin,Juli 2, 2007 Ditulis oleh johannesharry | Sekilas Info | | 1 Komentar

Nilai Plus “GANJA”

Chazizah Gusnita – detikcom

Jakarta – Ganja identik dengan teler. Itulah yang ada di benak orang kita. Padahal setelah dikais-kais, ganja punya banyak manfaat. Mulai jadi penyedap rasa, penahan longsor, hingga jadi bahan bakar.

Setelah mengadakan seminar pada 2 Juni 2007 lalu, Indonesia National Institute on Drug Abuse (INIDA) menemukan efek positif dari penggunaan ganja berdasarkan beberapa riset di berbagai negara yang telah melegalkan penggunaan ganja.

“Ada 3 hasil seminar yang kita temukan. Salah satunya mengenai ganja. Kita akan membuat pusat riset ganja di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Aceh,” ujar Konsultan Ahli BNN dan Direktur Pengembangan dan riset INIDA Tomi Harjatno kepada detikcom, Senin (2/7/2007).

INIDA sebagai pusat penelitian di Indonesia meminta pemerintah untuk mendanai pembentukan pusat riset tersebut. Tidak hanya dari segi dana tapi fasilitas dan sumber daya manusia.

“Kita melihat bahwa kualitas ganja Indonesia terbaik di dunia. Karena itu kita ingin membuktikan, kalau di luar negeri ganja itu bisa dimanfaatkan secara positif, bagaimana dengan di Indonesia sendiri,” katanya.

Tomi menuturkan, penelitian penggunaan ganja ini tidak hanya dilihat dari segi kesehatan saja tapi juga dari segi ekonomi, sosial, budaya, pertanian, farmasi bahkan dari aspek hukumnya.

“Kita kaji dari semua disiplin. Kita akan melihat dari negara-negara lain yang telah memanfaatkan ganja dalam bentuk positif. Kita cocokkan dengan negara kita,” imbuhnya.

Beberapa negara yang telah memanfaatkan ganja secara positif bisa meningkatkan devisa negara. Ganja bisa dimanfaatkan untuk industri baik untuk bumbu masak bahkan untuk bahan bakar. Mulai dari daun ganja, ranting ganja, akar ganja semua bisa dimanfaatkan secara positif.

“Akarnya tembus sangat dalam. Sehingga bisa menahan longsor. Bukit yang miring bisa tertahan dengan akarnya,” ungkapnya.

Tomy menjelaskan, tumbuhan ganja sangat mudah untuk ditanam. Ganja juga dapat menyuburkan tanaman. Ganja tidak memerlukan pestisida karena telah mempunyai kemampuan untuk menolak hama.

“Jadi sebenarnya kegunaannya positifnya sangat banyak. Itu yang akan kita teliti di Indonesia,”imbuhnya.

Nur Raihan – detikcom

Banda Aceh – Boleh dibilang, mendapatkan ganja di Aceh bukanlah hal yang sulit. Harganya juga tak mahal-mahal amat, jika dibanding di daerah lain di Indonesia. Konon, kualitas ganja di Aceh disebut sebagai salah satu ganja terbaik di dunia.

Karena begitu kesohornya ganja Aceh, tak heran, jika orang-orang luar Aceh, yang kebetulan bertandang ke negeri berjuluk Serambi Makkah ini, pasti tak akan melewatkan bertanya seputar ganja Aceh. Orang-orang Aceh yang kebetulan bepergian ke luar Aceh, juga kerap ditanya soal “barang” yang satu ini.

Apalagi, ganja di Aceh tak hanya dikonsumsi dengan cara mengisapnya secara utuh atau dicampur ke dalam tembakau rokok kretek atau putih. Tapi juga dicampur dengan beberapa jenis makanan dan juga minuman.

“Saya memang pakai biji ganja yang sudah dihaluskan ke dalam gulai kambing saya. Karena selain daging kambing jadi terasa empuk, rasa gulainya juga jadi tambah enak,” aku salah seorang pedagang gulai kameng (gulai kambing-red) di kawasan Peuniti, Banda Aceh, yang tak bersedia disebutkan namanya pada detikcom, Minggu (1/7/2007).

Dikatakannya, biji ganja yang dihaluskan tersebut didapatnya dari tukang bumbu langgannnya di salah satu kawasan di pasar tradisional di Banda Aceh. Menurutnya, ada dua teknik yang kerap dilakukan ketika mencampurkan biji ganja yang sudah dihaluskan ke dalam gulai kameng.

Pertama, dengan mencampurkannya bersama bumbu gulai yang lain. Tapi teknik atau cara yang lebih lazim lagi digunakan para pedagang dan tukang masak gulai kameng dengan cara memasukkan biji ganja yang sudah dihaluskan ke dalam kepala kambing yang sudah dibersihkan dan dibelah dua. Setelah ganja yang dihaluskan dimasukkan, kepala kambing yang telah dibelah dua itu, diikat kembali sehingga menyatu. Baru kemudian, kepala kambing dimasukkan ke dalam gulai.

Setelah tambahan bumbu spesial ini, soal cita rasanya, jangan ditanya. Tetapi, bagi yang tak biasa menyantap gulai kambing dengan tambahan ‘bumbu’ spesial ini, dijamin bisa jadi puyeng atau diserang rasa kantuk yang luar biasa. Mau coba?

Tapi tak semua penjual gulai kambing atau tukang masak gulai kameng memakai ganja sebagai bumbu tambahan. Jadi, ketika jalan-jalan ke Aceh atau Banda Aceh khususnya, kemudian hedak mencicipi gulai kambing, jangan mengira semua penjual gulai kambing menerapkan resep ini.

Sementara, para pengisap ganja di Aceh, umumnya tak mencampur biji ganja ke dalam lintingan ganja yang mereka isap. Sebab, jika biji ganja ikut dikonsumsi dalam lintingan ganja, diyakini dapat menyebabkan mata belekan.

Senin,Juli 2, 2007 Ditulis oleh johannesharry | Sekilas Info | | & Komentar