Pidato Presiden SBY tanggal 23 November 2009 ttg kasus Bank Century dan KPK
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam sejahtera bagi kita semua
Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dan saya banggakan
Dengan terlebih dahulu memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa serta dengan memohon ridho-Nya pada malam hari ini saya ingin menyampaikan penjelasan kepada seluruh rakyat Indonesia menyangkut dua isu penting yang berkaitan dengan penegakan hukum dan keadilan di negeri kita. Isu penting yang saya maksud adalah pertama, kasus Bank Century dan kedua kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto yang keduanya telah menjadi perhatian masyarakat yang amat mengemuka. Kedua isu ini juga telah mendominasi pemberitaan di hampir semua media massa disertai dengan percakapan publik yang menyertainya, bahkan disertai pula dengan berbagai desas-desus atau rumor yang tidak mengandungi kebenaran. Oleh karena itu, selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, malam ini saya pandang perlu untuk menjelaskan duduk persoalan serta sikap pandangan dan solusi yang perlu ditempuh terhadap kedua permasalahan tersebut.
Dalam waktu 2 minggu terakhir ini, saya sengaja menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataan menyangkut Bank Century dan kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto, dengan alasan:
Kesatu, menyangkut kasus Bank Century selama ini saya masih menunggu hasil Pemeriksaan Investigasi yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilakukan atas permintaan DPR RI. Saya sungguh menghormati proses itu dan saya tidak ingin mengeluarkan pernyataan yang mendahului, apalagi ditafsirkan sebagai upaya mempengaruhi proses audit investigatif yang dilakukan BPK. Tadi sore saya telah bertemu dengan Ketua dan anggota BPK yang menyampaikan laporan hasil pemeriksaan investigasi atas Bank Century. Dengan demikian, malam ini tepat bagi saya untuk menyampaikan sikap dan pandangan saya berkaitan dengan kasus Bank Century tersebut.
Kedua, menyangkut kasus hukum Sdr Chandra M Hamzah dan Sdr Bibit Samad Riyanto malam ini saya pandang tepat pula untuk menyampaikan sikap pandangan dan solusi paling tepat terhadap permasalahan itu. Mengapa? Saudara-saudara masih ingat pada tanggal 2 November 2009 yang lalu dengan mencermati dinamika di lingkungan masyarakat luas yang antara lain berupa silang pendapat kecurigaan dan ketidak-percayaan atas proses penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri dan Kejaksaan Agung, saya telah membentuk sebuah Tim Independen, yaitu Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum Sdr. Chandra M.Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto. Tim Independen ini yang sering disebut Tim-8 bekerja selama 2 minggu, siang dan malam, dan akhirnya pada tanggal 17 November 2009 yang lalu secara resmi telah menyerahkan hasil kerja dan rekomendasinya kepada saya. Setelah selama 5 hari ini jajaran pemerintah, termasuk pihak Polri dan Kejaksaan Agung saya instruksikan untuk merespons hasil kerja dan rekomendasi Tim-8, maka malam hari ini secara resmi saya akan menyampaikan kepada rakyat Indonesia, apa yang sepatutnya kita laksanakan ke depan.
Saudara-saudara,
Sebelum saya masuk ke dalam inti permasalahan tentang bagaimana sebaiknya kasus Bank Century dan kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto ini kita selesaikan dengan baik, saya ingin menyampaikan kepada segenap masyarakat luas bahwa cara-cara penyelesaian terhadap kasus hukum yang memiliki perhatian publik luas seperti ini mestilah tetap berada dalam koridor konstitusi hukum dan perundang-undangan yang berlaku seraya dengan sungguh-sungguh memperhatikan dan mendengarkan aspirasi dan pendapat umum. Solusi dan opsi yang kita tempuh juga harus bebas dari kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan, tetap jernih dan rasional, serta bebas dari tekanan pihak manapun yang tidak semestinya. Dan di atas segalanya kita harus tetap bertumpu kepada dan menegakkan kebenaran dan keadilan.
Rakyat Indonesia yang saya cintai,
Sekarang saya akan menjelaskan yang pertama dulu, yaitu sikap dan pandangan saya tentang kasus Bank Century.
Yang pertama-tama harus kita pahami adalah pada saat dilakukan tindakan terhadap Bank Century tersebut, situasi perekonomian global dan nasional berada dalam keadaan krisis. Hampir di seluruh dunia terjadi goncangan keuangan dan tidak sedikit pula krisis di dunia perbankan. Banyak negara melakukan tindakan untuk menyelamatkan perbankan dan perekonomian mereka.
Pada bulan November 2008 yang lalu, apa yang dilakukan oleh pemerintah dan BI, mestilah dikaitkan dengan situasi dan konteks demikian, sehingga tidak dianggap keadaannya normal-normal saja. Kita punya pengalaman sangat pahit dan buruk 10-11 tahun lalu, ketika Indonesia mengalami rangkaian krisis yang menghancurkan perekonomian kita. Dengan demikian kebijakan yang ditempuh untuk melakukan tindakan terhadap Bank Century yang di antaranya adalah tindakan hukum terhadap para pengelola Bank Century serta penyaluran dana penyertaan modal sementara, sesungguhnya bertujuan untuk mencegah terjadinya krisis perbankan bahkan perekonomian. Meskipun ketika berlangsungnya proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan tugas untuk itu, saya sedang mengemban tugas di luar negeri, tetapi saya memahami situasi yang ada di tanah air beserta rangkaian upaya untuk menyelamatkan perbankan dan perekonomian kita.
Tetapi kini yang menjadi perhatian DPR RI dan berbagai kalangan masyarakat adalah :
Pertama, sejauh mana proses pengambilan keputusan dan tindakan penyaluran dana penyertaan modal sementara kepada Bank Century yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu dinilai tepat atau ‘proper’?
Kedua, apakah ada pihak-pihak tertentu dengan kepentingannya sendiri dan bukan kepentingan negara meminta atau mengarahkan pihak pengambil keputusan dalam hal ini, Menkeu dengan jajarannya dan BI, yang memang keduanya memiliki kewenangan untuk itu?
Ketiga, apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang ‘bocor’ atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus, rumor, atau tegasnya fitnah yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY, fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan.
Keempat, sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?
Saudara-saudara
Saya sungguh memahami munculnya sejumlah pertanyaan kritis itu yang tentunya memerlukan penjelasan dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Saya pun memiliki kepedulian dan rasa ingin tahu sebagaimana yang dialami oleh masyarakat kita. Saya juga ingin keempat pertanyaan kritis menyangkut kasus Bank Century yang saya sebutkan tadi juga mendapatkan jawaban yang tegas dan benar.
Dengan telah saya terimanya hasil pemeriksaan investigasi BPK atas kasus Bank Century sore tadi, pemerintah akan segera mempelajari dan pada saatnya nanti saya akan meminta Sdri. Menteri Keuangan dengan jajarannya bersama-sama dengan pihak BI untuk memberikan penjelasan dan klarifikasinya. Saya sungguh ingin keterbukaan dan akuntabilitas dapat kita tegakkan bersama. Saya juga ingin semua desas-desus, kebohongan dan fitnah dapat disingkirkan dengan cara menghadirkan fakta dan kebenaran yang sesungguhnya.
Terhadap pemikiran dan usulan sejumlah anggota DPR RI untuk menggunakan Hak Angket terhadap Bank Century, saya menyambut dengan baik agar perkara ini mendapatkan kejelasan serta sekaligus untuk mengetahui apakah ada tindakan-tindakan yang keliru dan tidak tepat. Bersamaan dengan penggunaan Hak Angket oleh DPR RI tersebut, saya juga akan melakukan sejumlah langkah tindakan internal pemerintah, berangkat dari hasil dan temuan Pemeriksaan Investigasi BPK tersebut.
Dan yang tidak kalah pentingnya adalah percepatan proses hukum bagi para pengelola Bank Century dan segera dapat dikembalikannya dana penyertaan modal yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu kepada negara. Saya telah menginstruksikan Jaksa Agung dan Kapolri untuk melaksanakan tugas penting ini.
Saudara-saudara,
Pada bagian kedua ini saya akan menyampaikan sikap, pendapat dan langkah tindakan apa yang perlu dilakukan menyangkut kasus hukum Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto.
Sejak awal, proses hukum terhadap 2 pimpinan KPK non-aktif ini telah menimbulkan kontroversi, pro dan kontra di kalangan masyarakat. Kecurigaan terhadap kemungkinan direkayasanya kasus ini oleh para penegak hukum juga tinggi. Dua hari yang lalu saya juga mempelajari hasil survey oleh Lembaga Survey yang kredibel yang baru saja dilakukan, yang menunjukkan bahwa masyarakat kita memang benar-benar terbelah.
Di samping saya telah mengkaji laporan dan rekomendasi Tim-8, saya juga melakukan komunikasi dengan 2 pimpinan Lembaga Tinggi Negara di wilayah ‘justice system, yaitu Sdr. Ketua Mahkamah Agung dan Sdr. Ketua Mahkamah Konstitusi. Saya juga melakukan komunikasi dengan segenap pimpinan KPK dan tentu saja saya pun telah mengundang Kapolri dan Jaksa Agung untuk mencari solusi terbaik atas kasus ini. Di luar itu, saya juga patut berterima kasih kepada para pakar hukum yang 5 hari terakhir ini, sejak Tim-8 menyampaikan rekomendasinya, juga memberikan sumbangan pemikiran kepada saya.
Dalam kaitan ini, sesungguhnya jika kita ingin mengakhiri silang pendapat mengenai apakah Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto salah atau tidak salah, maka forum atau majelis yang tepat adalah pengadilan. Semula saya memiliki pendirian seperti ini. Dengan catatan, proses penyidikan dan penuntutan mendapatkan kepercayaan publik yang kuat. Dan tentu saja proses penyidikan dan penuntutan itu ‘fair, objektif dan disertai bukti-bukti yang kuat.
Dalam perkembangannya, justru yang muncul adalah ketidakpercayaan yang besar kepada pihak Polri dan Kejaksaan Agung, sehingga telah masuk ke ranah sosial dan bahkan ranah kehidupan masyarakat yang lebih besar. Oleh karena itu, faktor yang saya pertimbangkan bukan hanya proses penegakan hukum itu sendiri, tapi juga faktor-faktor lain seperti pendapat umum, keutuhan masyarakat kita, azas manfaat, serta kemungkinan berbedanya secara hakiki antara hukum dengan keadilan.
Sebelum memilih opsi atau konstruksi penyelesaian kasus ini di luar pertimbangan faktor-faktor non-hukum tadi, saya juga menilai ada sejumlah permasalahan di ketiga Lembaga Penegak Hukum itu, yaitu di Polri, Kejaksaan Agung dan KPK. Permasalahan seperti ini tentu tidak boleh kita biarkan dan harus kita koreksi, kita tertibkan dan kita perbaiki.
Oleh karena itu, solusi dan opsi lain yang lebih baik yang dapat ditempuh adalah pihak kepolisian dan kejaksaan tidak membawa kasus ini ke pengadilan dengan tetap mempertimbangkan azas keadilan, namun perlu segera dilakukan tindakan-tindakan korektif dan perbaikan terhadap ketiga lembaga penting itu, yaitu Polri, Kejaksaan Agung dan KPK.
Solusi seperti ini saya nilai lebih banyak manfaatnya dibanding mudharatnya. Tentu saja cara yang ditempuh tetaplah mengacu kepada ketentuan perundang-undangan dan tatanan hukum yang berlaku. Saya tidak boleh dan tidak akan memasuki wilayah ini, karena penghentian penyidikan berada di wilayah Lembaga Penyidik (Polri), penghentian tuntutan merupakan kewenangan Lembaga Penuntut (Kejaksaan), serta pengenyampingan perkara melalui pelaksanaan asas oportunitas merupakan kewenangan Jaksa Agung. Tetapi sesuai dengan kewenangan saya, saya menginstruksikan kepada Kapolri dan Jaksa Agung untuk melakukan penertiban, pembenahan dan perbaikan di institusinya masing-masing berkaitan dengan kasus ini. Demikian pula saya sungguh berharap KPK juga melakukan hal yang sama di institusinya.
Rakyat Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan.
Jika pada akhirnya, insya Allah, kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto ini dapat kita selesaikan, tugas kita masih belum rampung. Justru kejadian ini membawa hikmah dan juga pelajaran sejarah bahwa reformasi nasional kita memang belum selesai, utamanya reformasi di bidang hukum. Kita semua para pencari keadilan juga merasakannya. Bahkan kalangan internasional yang sering ‘fair’ dan objektif dalam memberikan penilaian terhadap negeri kita juga menilai bahwa sektor-sektor hukum kita masih memiliki banyak kekurangan dan permasalahan. Sementara itu prestasi Indonesia di bidang demokrasi, peng-hormatan kepada HAM dan kebebasan pers mulai diakui oleh dunia. Demikian juga pembangunan kembali perekonomian pasca krisis 1998 juga dinilai cukup berhasil. Sementara itu, dunia juga menyambut baik peran internasional Indonesia pada tahun-tahun terakhir ini yang dinilai positif dan konstruktif.
Oleh karena itu, sebagaimana yang telah saya sampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa 5 tahun mendatang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas pemerintah. Bahkan dalam program 100 hari, saya telah menetapkan gerakan Pemberantasan Mafia Hukum sebagai prioritas utama. Kita sungguh serius. Agar masyarakat bisa hidup lebih tentram, agar keadaan menjadi lebih aman dan tertib, agar perekonomian kita terus berkembang, dan agar citra Indonesia di mata dunia bertambah baik, maka reformasi di bidang hukum harus benar-benar sukses dan korupsi harus berhasil kita berantas.
Khusus untuk menyukseskan gerakan Pemberantasan Mafia Hukum, saya sedang mempersiapkan untuk membentuk Satuan Tugas di bawah Unit Kerja Presiden yang selama 2 tahun kedepan akan saya tugasi untuk melakukan upaya Pemberantasan Mafia Hukum. Saya sungguh mengharapkan dukungan dan kerja sama dari semua Lembaga Penegak Hukum, dari LSM dan Media Massa, serta dari masyarakat luas. Laporkan kepada Satgas Pemberantasan Mafia Hukum jika ada yang menjadi korban dari praktik-praktik Mafia Hukum itu, seperti pemerasan, jual-beli kasus, intimidasi dan sejenisnya.
Dalam kaitan ini, saya menyambut baik rekomendasi Tim-8 dan juga suara-suara dari masyarakat luas agar tidak ada kasus-kasus hukum, utamanya pemberantasan korupsi yang dipetieskan di KPK atau juga di Polri dan Kejaksaan Agung. Kalau tidak cukup bukti hentikan, tetapi kalau cukup bukti mesti dilanjutkan. Hal ini untuk menghindari kesan adanya diskriminasi dan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi. Apalagi kalau pemeti-esan ini berkaitan dengan praktik-praktik Mafia Hukum tadi.
Akhirnya saudara-saudara, marilah kita terus melangkah ke depan dan bekerja lebih gigih lagi untuk menyukseskan pembangunan bangsa.
Kepada jajaran Polri, Kejaksaan Agung, KPK dan Lembaga-Lembaga penegak hukum dan pemberantas korupsi lainnya, teruslah berbenah diri untuk meningkatkan integritas dan kinerjanya. Bangun kerja sama dan sinergi yang lebih baik dan hentikan disharmoni yang tidak semestinya terjadi.
Kepada masyarakat luas di seluruh tanah air marilah kita lebih bersatu lagi dan cegah perpecahan di antara kita. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.
Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa membimbing perjalanan bangsa kita ke arah yang benar.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh (asy/nrl)
sumber : detiknews.com
Pemadaman Bergilir PLN Jaya dan Tangerang
NFORMASI PEMADAMAN ALIRAN LISTRIK DI WILAYAH PLN DISJAYA DAN TANGERANG
Jakarta (30/09/09)
Sehubungan dengan adanya gangguan Flash Over Inter Bas Trafo (IBT) II Cawang, pada hari Selasa 29 September 2009 pukul 13.27 WIB dan IBT I Kembangan, tanggal 27 September 2009 jam 08.06 WIB Sehubungan dengan hal tersebut, PT PLN (persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang akan melakukan pengurangan beban di wilayah Gambir, Kuningan, Mampang, Pulomas Cawang, Cililitan dsk, Jakarta Barat, Sebagian Tangerang, Teluk Naga, Cileduk,
Adapun wilayah – wilayah yang terkena dampak pengurangan beban, adalah sebagai berikut :
Rabu, 30 September 2009
Pukul 08.00 – 12.00 WIB
Jl. Pulo Gebang, Cakung, Pulogadung, Jl. Raya Bekasi, Jl Hayam Wuruk, Mangga Besar, Jl P.Jayakarta, Mangga Besar, Jl.Saman Hudi, Sawah Besar, Jl. Karang Anyar, Tangki Lio, Krekot Bunder, PT IGI Jl. Raya Bekasi Pulogadung, PT Wahana Garuda Lestari Pulo Gadung, Jl. Raya Bekasi, Tipar Cakung, Jl. Pegangsaan Raya, Pd Bambu, Pisangan, Duren Sawit, Jl Radin Inten, Kb. Kelapa, Cipinang, DI Panjaitan, Rawamangun, Kayu Manis, Cipinang, Matraman Raya dsk.
Jl Karang Tengah Raya, Rd. Fatah Parung Serab, Ciledug, Ds. Karang Mulya, Daan Mogot, Batu Ceper, PT. IWI, PT.Sinar Tangerang Steel, Jl. Raya Semanan, Kalideres, Meruya, Joglo, Komp. Permata Media Land, Kp. Bugis Kembangan, Kedoya Raya, Kamal Muara, Kp.Dadap, Kamal, Ds.Belimbing, Kp.Kamal, Perum Dadap, Kosambi, Kp.Melayu Tangerang, Rawa Kucing, Batu Ceper, S.Tahang, Ds.Muara Teluk Naga, Kp.Kebon Besar, Tj.Pasir, Kp.Babakan Asem, Pergudangan Mutiara Kosambi, Kawasan Pergudangan Pantai Indah Dadap, Pulau Seribu, PT.IRC IND, PT.Andayani Megah, PT.Cakra Mandiri Cikupa Komp Gajah Tunggal, PT. Gajah Tunggal Jl. Ds.Pasir Jaya Jati Uwung, Ds Pasir Randu Curug, Ds.Binong Curug, Jl Raya Legok, Desa Sukabakti Curug, Kp. Ranca Iyuh Cikupa, Toserba Aneka Subur, Pasar Baru, , Manis Raya, Ds Kadu Curug, Manis I, II, IV, V, VI, Raya Serang KM 16,5, Cibodas Raya, Kawasan Industri III Jatake, PT.Kuralon Indah, PT.Djoni Textindo, Mesjid Jami Al-Jihad Komp BDN Pesing, Kav Polri Jl. Jelambar Raya, Latumenten Raya, Komp Penerangan, RS Jiwa Grogol, Kali Angke, Kapuk, Pesing, Sosial, Komp Prima Indah, Kav Polri, Pesing dsk.
Rabu, 30 September 2009
Pukul 13.00-17.00
Jl. Pasir Putih Ry, Ancol Timur, Jl. Kr Bolong Raya, Lodan, Gn Sahari, Hidup Baru, Rasela, Pademagan, Angkasa, Jl. Mangga Dua Raya, Jl. Cakung Cilincing ( KBN ), Jl. Pegangsaan 2,Marunda, Perum Green Garden Jl. Rawa Malang, Jl. Tipar, Jl. Yos Sudarso, Jl. Rasela, Angkasa Pura, Rajawali, Raya Ancol Selatan, Sunter Agung, Sunter podomoro, Patric Lumba, Gunung Sahari, Kemayoran dsk
Jl. Gajah Mada, IPasar Baru, Jl. Pintu Air, Jl. Pecenongan, Juanda, Kyai Tapa, Batu Jajar, Duta Merlin, Hayam Wuruk, Matraman Raya, Kayu Manis, Tegalan, Rawamangun, Cipinang, Utan Kayu, Manggarai, Jatinegara Kaum, Cempaka Putih, Pulogadung dsk
Jl. Raya Perancis Ds. Dadap, Kamal Cengkareng, Jurumudi, Teluk Naga, PT. Setia Pratama Lestari, Supermarket Mitra 10, Kamal, Kaw. Pergudangan Miami, Rawa Bamban, Batu Ceper, Kp. Kebon Besar, Daan Mogot, Pembangunan I, PT.Bangun J, PT.Union JP, Makmur Garden, PT.Angsa MP, Kebun 200 Cengkareng, Kp.Rw.Bebek Kamal CNK, PT.Akebono Indah, PT.Ysinta Poly Yasulintex, Perum Dadap, Kosambi, Kp. Melayu Tangerang, Lingkungan, Kp. Mede, Komplex PT. ISTEM, Pegadungan, PT.Cakra B, Ds.Gebang Raya, Perg.Griya Sangiang Mas, Ds.Kota Bumi Mauk, Kp.Neglasari, Hotel Serathon Bandara, PT.Ysinta Poly Yasulintex, PT. Thamson Metal Kawasan Industri Karet, Ds. Gintung, Kemiri, Ketapang, Sukadiri, Rw Kidang, Mauk, Perum Taman Raya, Kp. Gandaria, Kp. Daon Rejeg, Ds.Sangiang, Kp.Sarakan, Pakuaji, Ds.Kiara Payung, Sepatan, PT. Mekar Langgeng, Rajeg, Kp.Patramanggala, Kp.Ranca Labuh, Kp.Kemiri, Rejeg, Ds. Cibodas, Ds. Gebang, Jati Uwung Ps. Kemis, Jl. Ry Mauk, Jl. Ry Serang, Kp. Kedaung Dlm, Sindang Sari, Kresek Balaraja, Kbn Kelapa, Cilongok, Kali Sabi, Ds. Kroncong, Jati Uwung, Jl. Indst. Jatake, Desa Gembor, Desa Doyong, PT.YKK Al, Kawasan Industri Palm Manis, Kp.Ganda Sari, Perum Keroncong, Kp.Jati, Jl. Industri IV Tangerang, Kawasan Industri Kalisabi, Jl. Raya Industri Jatake, PT.Jumbo Kabel, Istana Nelayan, Kp.Cibodas, PT.Pan Brothers Group, PT.Hyumipat Lippo Village, Perumahan Gading Serpong, PT. Maximangando Steel, Industri Palm Manis, Gedung Super Mall Komplek Lippo Village, Jatake, Kp.Bunder, PT.Frank House, Cibodas, Kawasan Industri III Jatake, PT.Kuralon Indah, Kp.Jati Uwung, Ds Gembor, Ds.Doyong Jaya, Komp. DPR Batu Sari, SCTV, Meruya, Kedoya, Kepa Duri, Arjuna, Way Bessy, Metro TV, Arjuna Selatan, Kemanggisan, Anggrek 3 Kemanggisan, Tomang City, Yunus 3, Slipi, Kebun Jeruk, Taman Delima Grandville, Jl. Panjang, Tj. Duren. Tmn. Kedoya Baru, Kemanggisan, Arjuna, Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Palmerah, Komp Deplu Jl. Cidodol, Cipulir, Merak, Pasar Jum’at Ciputat,Komp. Meruya, Petukangan Utara, Kebayoran Lama, Kodam Bintaro, Ciputat Raya, Pd. Pinang, Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Jombang Ry Pd. Pucung, Perigi Raya, Ciledug Raya, Cipadu Kreo, Joglo, Juramangu, Kasuari, Bintaro Sektor 4-7, 9, Kreo, Jl. Damai Larangan, Deplu Pangudi Luhur, Pesanggrahan, Petukangan, Perum, Perkici 3, Lemigas, Komp. Deplu Cidodol, Panjang Cipulir, Kebayoran Lama, Pd. Kacang, Ds. Parung Serab, Juramangu, Andara, Purwakarta, STO Bintaro, Pondok Aren dsk.
Rabu, 30 September 2009
Pukul 18.00 – 22.00
Pluit, Muara Karang, Teluk Gong, Tubagus Angke, Jembatan Tiga, Penjaringan, Bandengan, Pejagalan, Sawah Lio, Kapuk Raya, KBN Cilincing, Jl.Raya Bekasi, Jl.Pegangsaan, Kelapa Gading, PT Kramayuda, Sumarecon, Kondominium Klp Gading, Pulo Gadung Trade Center, Jl. Yos Sudarso Astra, Kolinlamil, Sunter, RE Martadinata, TG Priok, KBN, Pelabuhan II, Wali Kota Jakut, Klp Gading, Pertamina Plumpang dsk.
PT. Gajah Tunggal Jatake, Ds Suka Mantri, Pasar Kemis, Ds.Gembor, Jl.Putra V, Villa Tangerang Regency, Kawasan Industri Kecil, Jl. Asarindu, PT. Duta Ratu CKP, Industri III BLok A Psr Jaya, Jl.Industri II Blok AE, PT. Andayani Megah, Kasir 2 Ps. Kemis, Ds. Gembor Pasir Jaya, Kawasan Industri Palm Manis, Kp.Ganda Sari, Hotel Lippo, Country Club, Car Park Lippo, Dynaplast Tower, Lippo Village Karawaci, Perumnas I, II, Perumahan Harapan Kita, PT.Broco Mutiara E, Kp.Cerewet, Perumnas I, II, III, PT. Yasam, PT. Yasindotama Ds. Bunder Cikupa, PT. Inti Kramik Alam Asri, Jl.Industri Manis, Kolam Renag / Sport Club, Perum Villa Permata Serpong, PT. Sastra jaya, Jl.Panunggangan karawaci, Cendrawasih, Kampung Sawah Ciputat, Raya Jombang, Bintaro, Arteri Pondok Pinang, Metro Pondok Indah, Wahid Aria Putra, Mega Mall Ciputat, Taman Kedaung Indah, Pamulang, Posko PLN Ciputat, Villa Gardenia, Pd. Cabe, Abdul Gani Rempoa, Legoso, Cireundeu, Ciputat Raya, Pamulang Timur, Otista Sasak Tinggi, PIM II, Pondok Cabe, Pendidikan Kp. Sawah, Cireundeu, Maleo 18, Martilang 19, Puri Bintaro, Bintaro Sektor 9, Pd. Pucung Jombang, Legoso, Raya Aryaputra, Cireundeu dsk.
Kamis, 1 Oktober 2009
Pukul 08.00 – 12.00
Perum. Puri Metropolitan, Raya Gondrong Petir, Cipondoh, Rawa Lele, Rawa Bamban, Batu Ceper, Juru Mudi, Daan Mogot, Kp. Poris Gaga, Kp. Warung Gantung, Semanan Duri Kosambi, Darma Wanita II/9 Cengkareng, , Kamal, Kalideres, Perum Citra Garden, Kp. Rw Bebek Cengkareng, Rawa Gantung, Pekayon, Semanan, Dinas Kebersihan DKI Duri Kosambi, PT.Duta Fort Ind, Rawa Lele Batu Ceper, Rawa Bambam CNk, Meruya Udik Joglo, Intercorn Kebun Jeruk, Kembangan, PT.Palapa Bojong Indah, PT.Ultra Prima Abadi, Kp. Pulo Gondrong, Kp.Gondrong Petir TNG, PT. Winertex Cengkareng, PT. Crown P, Desa Pasir Jaya Bunder, Jl. Raya Serang, Suka Negara, Telaga Cikupa, Cibadak, Desa Sentul, PT. Saehan Textils Desa Suka Damai Pasir Jaya, Jl. Raya Serang, Balaraja, Cikupa, Kp Cibadak Cikupa, PT. Effendi Texindo, Industri III Blok AF Tangerang, PT.Satya Raya Kramindo, PT. Yatama Ariputra Desa Bunder Cikupa, Gembong Balaraja, PT.Dong Joe Ind, Sindang Sari, Ds.Suka Mantri, Kp. Gembor Gelam, Rajeg Tangerang, Cikupa, Desa Telaga, Kp Telaga Sari Cikupa, Kp Cikupa, Jl. Raya Serang Cibadak, Balaraja, Pluit Samudra, Marina Tower, Pantai Mutiara, Pondok Tirta, Muara Baru, Mega Mall Pluit Muara Karang, PT. PLN PIKITERM Jabar, Kediaman DIRAD,PLTU Muara Karang, Taman Pluit, Kediaman DIRBANG PLN Pusat, Komp. PLN, Muara Karang, Muara Baru, Komp. Pel. Samudra, Pluit Kencana, Muara Karang Blok M 35, Blok R 25, Muara Karang, PT. PLN PIKITERM Jabar, Kediaman DIRAD, PLTU Muara Karang dsk.
Kamis, 1 Oktober 2009
Pukul 13.00- 17.00
Perum. Taman Kencana, Pergudangan Miami, Kapuk Kamal Cengkareng, Kp. Basemol Tmn Kota, Perum Citra 2, Kp. Pegadungan, Daan Mogot, Cengkareng, Rawa Buaya, Bangun Nusa Cengkareng, Rawa Buaya, Swadaya Pesing, Perum Semanan Indah Duri Kosambi, Kp.Utan Bahagia, Puspa, Citra Garden, PT.Jasa Jakarta Investindo, LMK, GI Duri Kosambi, Tegal Alur, PT. Metro Poly Jaya, Kapuk, Kamal, Kp. Pabuaran Kandang, Jl.Raya Batu Ceper, Poris Pelawad, PT. Damatex Jl. Raya Serpong, PT. Argo Pantes Raya Serpong, Kp. Kelapa Cikokol, Kp.Cipete, Cikokol, Jl. Raya Serpong, Kp.Panunggangan, Perum Setneg TNG, Kp.Kelapa, PT.Tunggal Reksa Utama, Lippo Village Binong, Cipondoh, Kp.Poris Tengah, Modern Land, PT. Tifico, PT. Sulindafin, Jati Uwung, Jl.Raya Serang, Manis II , Ds.Dukuh, Kp.Ganda Sari, Ds.Dumpit Jatake, Telesonic II Jatake, Jl.Raya Serang, Ds.Pasir Jaya Jati Uwung, PT. Gajah Tunggal, Kp Cerewet, Ds.Pasir Gadung, Bulakan, Ds. Bojong, Ds. Kadu Bitung, Kaw. Indusri Manis, Cikupa, Pasir Gadung, Kp.Lamporan, Jl. Raya Curug, Ds.Jatake, Ds.Telaga Sari, Kp.Cisoka Balaraja, Yayasan Peruri, PT.Hanson, Jl.Industri III, Cikupa, Ds. Badak Anom, Rajeg, Sangiang Sepatan, Lontar, Rc. Labu, Pagedangan, Mauk, PT. Masterina, PT. Gajah Tunggal, Jl. Industri Jatake, Jl.Industri, , Villa tangerang Regency, Pasar Kemis Jati Uwung, Kp.Cilongok Pasar Kemis, Jl.Raya Pasar Kemis KM 6 Tangerang, Kampung Tanah Baru, Komp. AURI Ciganjur,Jl. Moch. Kahfi, Cinere Raya, Puri Cinere, Gandul Raya, Lebak Bulus, Jagakarsa, Lenteng Agung, Ciganjur, Srengseng Sawah, Ciganjur, Ragunan, Cinere dsk, Komp. PLN Gandul, Ciganjur, Ceger, Jaka Karsa, Srengseng Sawah.
Kamis, 1 Oktober 2009
Pukul 18.00 – 22.00
Menceng, Kbn Besar, Bt. Ceper, Kapuk Ry, Kamal, Duri Kosambi, Mall Taman Palm, Daan Mogot, Kp. Rawa Buaya Cengkareng, Green Garden, Kampung Bojong, PT. Sucaco, Perum Bojong Indah, Imigrasi Cengkareng, Perum, Raya Pedongkelan, Kp. Dadap, Raya Karawaci, Industri Raya Jatake, Cimone Mall, PT. Damatex, PT. Argo Pantes Raya Serpong, Raya Mauk, Bugel dsk, Perum Menara Pluit CNK, PT.Karya Tulada, Ds.Bojong Larang, Pendopo Tangerang, Kantor Kodya Tangerang, RSUP Jl.A.Yani, PDAM Cikokol, Kp. Babakan, Pasar Baru, Perum. Kelapa Dua, Karawaci, Jatake, PT.Istem Jl.Raya Mauk, KM 5 & 6, Kp. Sangiang, Kp. Kober Tanah Tinggi, Komp. BPHN, Perum Banjar Wijaya, Perum Kebayoran Regency, Parung Panjang, Cibunar, Kp.Cibatok, Pd Betung, Pesanggrahan, Ulu Jami, Bintaro, Kp. Utan Rempoa, PT. Sandratex Pasar Jum’at, Bintaro Sektor 2, Ciputat Raya, Pinang Pd. Indah, Cireundeu, Tegal Rotan, Pondok Pucung, Pd. Betung Raya, Kp. Pladen, Pd. Ranji, Tegal Rotan, Bintaro, Mabad Rempoa, Pd Ranji, Kesehatan Raya, Ciputat Raya, Jl. Palm Asri Rempoa, Posko PLN Ciputat, Pondok Cabe.
Jum’at, 2 Oktober 2009
Pukul 08.00 – 12.00
Pluit, Bandengan, Tubagus Angke, Kapuk Raya, Jelambar, Roa Malaka, Kav Polri, Mr. Karang, Jembt Tiga, Pantai Indah Kapuk, Jl. Pondok Ungu, Gudang PLN, Cakung Tanah Tinggi, Jl. Pejuang, Jl. Raya Bekasi, Jl Tendean, Duren Tiga, Jl. Bangka, Jl. Mampang Prapatan, Kemang, Buncit Raya, Karet Pedurenan, Komp Pertamina Patra, Gatot Subroto, Tebet Timur Dalam, Bukit Duri, Saharjo, Slamet Riyadi, Matraman Dalam, Matraman Raya, Berland, Jl Tambak, Proklamasi, Manggarai dsk
Komp. Giya Kencana, Kedoya, Kp. Tanah Seratus, Karang Tengah, Adhi Karya 1, Kedoya Raya, Kembangan, Tirta, Surya 2, Bumi 1 Ciledug Indah, Pinang, Perum. Pondok Bahar, Mall Puri Kembangan, Apart. Wesling Kedoya, Perjuangan, Puri Kembangan, Kedoya Garden, Meruya Hilir, Kebun Jeruk, Taman Aries, Meruya Ilir, Perum Puri Indah, Tomang, Permata Buana, Komp. Depag Kedoya, Poris Gaga, Poris Pelawad, Poris Indah, Batu Ceper, Raya Cipondoh, Ds. Kunciran Cipondoh, Pd. Jagung, Ds. Paku Jaya, Jl. Bhayangkara Serpong, Raya Gondrong Petir, Perum Poris Indah, Raya Cipondoh, Perum. Pinang Griya, Desa Kunciran, Kp. Nerogtog, Cipondoh, Modern Land Golf, Warung Gantung, PT. Pelindo Jaya Sakti, Kp. Poris Gaga, Kp. Warung Gantung, Semanan Duri Kosambi, PT. Pelita Paper Cengkareng, Desa Ketapang, Mabes TNI AU SASTRAD, Tanjung Kait Tangerang, DesaTelaga Sari Cikupa, Balaraja, STO Telkom Cikupa, PT. Yasulindo Cikupa, Pasar Kemis, Gajah Tunggal, Telesonic, Desa Bunder, Jl. Raya Serang, PT.IKI Indah kabel, Industri III Pasar Tangerang, Posisi PMT Keluar, Bitung, Jl. Cerewet, Pabrik Plastik, PT.Parinco Ancol, Ds. Bojong Cikupa, Ds Pasir Nangka, Tiga Raksa, PT. Pasific Texindo 1, Ds. Suka Damai Pasir Jaya, Kawasan Industri Cikupa, Kawasan Industri Cikupa, PT. Yatama Ariputra Desa Bunder Cikupa Tangerang, Kampung Pasir Awi, Desa Wanakerta Pasar Kemis, Komp. DPR Batu Sari, SCTV, Meruya, Kedoya, Kepa Duri, Arjuna Kebun Jeruk, Way Bessy, Tj. Duren Timur 2, Metro TV, Arjuna Selatan, Kemanggisan, Tomang City, Yunus 3 Kby, Slipi, Kebun Jeruk, Taman Delima Grandville, Panjang, Tj. Duren. Tmn. Kedoya Baru, Kemanggisan Raya, Arjuna, Slipi, DPP Golkar, Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Komplek Deplu Jl. Cidodol, Cipulir Kebayoran Lama dsk.
Jum’at, 2 Oktober 2009
Pukul 13.00-17.00
Jl. P. Jayakarta, Mangga Besar, Jl. Lodan, Gunung Sahari, Pademangan, Jl. RE Martadinata, Sunter Muara, Sunter Podomoro, Ancol Barat, Rawa Bunga, Bukit Duri, Cipinang, Kali Malang, Pd Bambu, Kb Nanas, DI. Panjaitan, Otista, Tebet, Pedat, Kp.Melayu, Jatinegara, Otista, Jl. Angkasa Kemayoran, Jl. Serdang, Bendungan Jago, Sumur Batu, Jl. Perintis Kemerdekaan, Sunter, Jl. Suprapto, Jl. Yos Sudarso, Pulo Gebang, Cakung, Buaran Indah, Penggilingan, Bekasi Raya, Pondok Kopi, Perumnas Klender dsk
Rawa Buaya, Kp. Kedaung Kali Angke Pesing, Puri Mall Kembangan, Daan Mogot, Pesing, Grogol In, PT. Hikari, Daan Mogot, Swadaya Pesing, Rawa Buaya, Pertokoaan Cengkareng, Komp Imigrasi, PT.Sinar Jaya Perkasa, Kamal, Menceng Tegal Alur CNK, Lingkungan, Prepedan, PT. Victor Indah P, STO Sumur Bor, RS. Hermina, Cendrawasih CNK, Kosambi Kp.Pulo Gondrong, Dongkel Gondrong, Gondrong Petir TNG, LMK , Ranting Cengkareng, GI Duri Kosambi Tangerang, Kali Deres, Kapuk Kayu Besar, Rawa Buaya, Green Garden, Bojong Indah Garden, Posisi PMT GI Keluar Tanpa Beban, Kp. Panunggangan Barat, Perum. Pinangsia, Karawaci, Perum Kelapa Dua, Bj. Larangan, Pakulonan Barat, Karawaci, Modern Land Golf, Cikokol, Modern Land, Jl. Bhayangkara Ds. Paku Alam, Pakulonan, Serpong KM.7, PT. Kumatex, PT. Surya Toto, PT.Bumi Indah Raya, Karawaci, Cimone Mall Tangerang, Ditjen Paten, Komplek Imigrasi, Komplek LP Anak-Anak, Kp.Tanah Lima Puluh, Tanah Seratus, Kali Sabi Tangerang, Raya Mauk Km1, Ds.Pabuaran Tumpeng, Kawasan Industri Benua, Serpong, Komplek PT. Istem Pasar Baru Tangerang, Ds.Cibodas Jati Uwung, Industri Jatake TNG, Dumpit, Gembor, Jt. Uwung, Telesonic, Manis 4, Industri 2, 3, 4 Jatake, PT.YKK Alumunico, Ds. Kadu Manis, Jl. Raya Cikupa KM.13, Jl. Raya Serang, Kp. Cukang Galih, Kp. Curug Kulon, Curug Raya, PT. Gajah Tunggal, PT. Muara Pluit Steel, Palm Manis, Industri Manis II Jatake, RS. Green Agle Lippo Village, Ds.Pasir Jaya Jati Uwung, Desa Kadu Curug, PT.Mitsubishi Soko,Raya Curug Tangerang, Mandiri, Kp. Manis, Ds. Kadu Curug, Kp. Cisereh, Raya Serang, Kawasan Industri Manis, Kp.Bunder Cikupa, PT. Hardaya S.I Aneka, PT.Gajah Tunggal, Kp.Cibadak Cikupa, Kp.Pulo Bitung, Citra Grand City Cikupa, Kp.Dadap, Kamal, Ds.Belimbing, Salembaran, Kosambi, Teluk Naga, Kp.Melayu Tangerang, Rawa Kucing, Batu Ceper, Kp.Salembaran, Kamal, S.Tahang, Kp.Kebon Besar, Tj.Pasir, Kp.Babakan Asem, Kp.Salembaran, Kamal, S.Tahang, Kosambi, Teluk Naga, Pergudangan Mutiara Kosambi, Pulau Seribu, Cendrawasih, Griya Cinere, Ds. Limo Sawangan, Pd Cabe, Ciputat, Kantor PT PLN ( Persero ) P 3 B GITET Gandul, Pamulang, Ciputat Parung, Ry Puspiyek Serpong, Bumi Karang Tengah Lebak Bulus, Pondok Labu, Karang Tengah Cinere, IAIN Ciputat, Pasar Jum’at, Ciberem Raya, Lebak Bulus, Pd Cabe, Karang Tengah, Perum Bona Indah Lebak Bulus, Apart. Bona Indah, Ps Jum’at, Pratama Hills Lebak Bulus, Pd. Indah dsk
Jum’at, 2 Oktober 2009
Pukul 18.00 – 22.00
Jl. Raden Inten, Jl. Dermaga Duren sawit, Jl. Igusti Ngurah Rai, Jl. Raya Bekasi Semper Plumpang, Tipar Cakung, KBN Cacing, Yos Sudarso, Kp Walang, Tj Priok, Warakas, Sindang Laut Kp Bahari, Kelapa Gading, Kaw Industri, Pulogadung, KBN, Pulo Lentut, Rawa Gelam, Tipar, Jl. Raya Penggilingan, Raya Cacing, Jl. Raya Bekasi,
Ds. Dadap, Kamal Cengkareng, Teluk Naga, PT. Setia Pratama Lestari, Supermarket Mitra 10 Jl. M. Toha, Kamal, Kp. Dadap, Rawa Bamban, Batu Ceper, Kp. Kebon Besar, Jurumudi, Daan Mogot, Pembangunan I, Jl. Juru Mudi, Batu Ceper Cengkareng, PT.Bangun J, PT.Union JP, Makmur Garden, PT.Angsa MP, Kebun 200 Cengkareng, Kp.Rw.Bebek Kamal CNK, PT.Akebono Indah, Juru Mudi, Tangerang, PT.Ysinta Poly Yasulintex, Perum Dadap, Kosambi, Teluk Naga, Kp. Melayu Tangerang, Lingkungan, Kp. Mede, Tegal Alur, Kamal Cengkareng Komplex PT. ISTEM Pasar Baru, Pegadungan, PT.Cakra B, Cengkareng, Ds.Gebang Raya, Perg.Griya Sangiang Mas, Ds.Kota Bumi Mauk, Kp.Neglasari, Hotel Serathon Bandara International Soekarno Hatta, PT.Ysinta Poly Yasulintex, Ds Bayur, Ds Kiara Payung, Ds Kelor, Ds Kohot, Kp. Utan Jati Sepatan, Kawasan Industri Priuk, Jl. Raya Mauk, PT. Panarub Jl. Raya Mauk, Komplek PT. Istem Pasar Baru Tangerang, Kawasan Industri Benua, Perm. Benua Indah, Jl. Raya M. Toha, Mauk, Kasir II Ps. Kemis, Desa Gembor, Pasir Jaya, Raya Pasar Kemis, Kota Bumi, Nagrak, Jl. Raya M. Toha, Mauk, Pondok Arum, Ruko CBD, Mall & Carefour CBD Ciledug.
Senin, 5 Oktober 2009
Pukul 08.00 – 12.00 WIB
Jl. Bandengan Utara, Teluk Gong, Kapuk Muara, Pluit Raya, Kapuk Raya, Pantai Indah Kapuk, Latumenten, Tubagus Angke, PGC Jl. Cililitan Besar, Kramatjati, Kp. Rambutan, Ceger, Bambu Apus, TMII, Cijantung, Cimanggis, Jl. Raya Bogor, Jl. A.Yani, Perintis Kemerdekaan, Pulomas Barat, Jl. Percetakan Negara, Cempaka Putih, Rawasari, Kelapa Gading, Sunter, Perum Pelabuhan Tj. Priok,, Sunter, Pasar Ular, Jl. Raya Plumpang, Kelapa Gading dsk
Senin, 5 Oktober 2009
Pukul 13.00 – 17.00 WIB
Jl. Setiabudi, Sudirman, Komp Polri, Karet Pedurenan, Jl. Denpasar, Rasuna Said, Kuningan, Jl. Raya Pulogadung, Rawa Udang, Kepiting, K.Industri Pulogadung, Jl. Pulo Ayang, PT Pangeran karang Jl.Raya Bekasi
Senin, 5 Oktober 2009
Pukul 18.00 – 22.00 WIB
P. Jayakarta, Mangga Dua, Hayam Wuruk, Pinangsia, Gajah Mada, Glodok, Lindeteves, Penjaringan, Gd. Panjang, Mangga Besar Raya, Jl. Tambak, Utan Kayu, Kramat Asem, Proklamasi, Gedung Pola, Rawamangun, Kayu Manis, Matraman, Jatinegara, Pisangan Baru, PT Indofood Kawasan Berikat Nusantara Marunda (PT Bogasari Mils)
Selasa, 6 Oktober 2009
Pukul 08.00 – 12.00 WIB
Jl.Imam Bonjol, Jl.Sudirman, Jl Karet Kubur, Jl.H Agus Salim, Taman Suka Tani, Jl.KH Mas Mansyur, Jl Fachrudin Tanah Abang, BKPM, Dirjen Pajak, Komdak Metro Jaya, Jl. Gatot Subroto Satria Mandala, STO Telkom, Kantor LIPI, Jl. Baru Muda, Perkampungan Marunda Muara Tawar, Jl. Sungai Landak, Satria Mandala, STO Telkom, Kantor LIPI, Gatot Subroto, Jl. Baru Muda
Selasa, 6 Oktober 2009
Pukul 13.00 – 17.00 WIB
JL.Kai Maja Kec.Kby Baru,Koran Tempo , RS.Pertamina Pusat, Pasar Raya Sarinah, Blok M, Jl.Raya Slipi, Jl.S Parman, KS.Tubun, KH.Mas Mansyur, Tanah Abang, Benhil, PAM Pejompongan, Karet, MH Thamrin, Kbn kacang, PT Pangeran karang Jl.Raya Bekasi, Jl. Raya Bekasi ( PT.Pangeran Karang I ), Jl. Raya Bekasi, Cakung Cilincing dan sekitarnya.
Selasa, 6 Oktober 2009
Pukul 18.00 – 22.00 WIB
Jl. Buncit Raya , PT. Fortune Warung Buncit, Kecamatan Mapang Jl. Rengas Blok S Senayan, W. Monginsidi, Jl. Ciragil, Terminal Blok M, PT Wahana Garuda Lestari Jl.Raya Bekasi
Atas ketidaknyamanan pelayanan ini, manajemen PLN Disjaya dan Tangerang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, dan kepada seluruh pelanggan setia kami mohon partisipasi agar dapat mengurangi pemakaian listrik dengan mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan dan kepada pelanggan industri agar dapat menggunakan mesin genset sendiri.
Demikian atas perhatian dan pengertian pelanggan, kami ucapkan terimakasih.
Jakarta, 30 September 2009
PT PLN (Persero)
DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG
KOMUNIKASI DAN BINA LINGKUNGAN
Contact Person :
M Ikhsan
Manajer Area Pengatur Distribusi
HP : 08112209266
Sumber : Humas PLN Disjaya
Penerimaan PNS di Deplu
|
PERNYATAAN MENYETUJUI KETENTUAN DAN SYARAT
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Manfaat Sirih Merah

Tanaman sirih merah (Piper crocatum) termasuk dalam famili Piperaceae, tumbuh merambat dengan bentuk daun menyerupai hati dan bertangkai, yang tumbuh berselang-seling dari batangnya serta penampakan daun yang berwarna merah keperakan dan mengkilap. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fito-kimia yakni alkoloid, saponin, ta-nin dan flavonoid. Sirih merah sejak dulu telah digunakan oleh masyarakat yang berada di Pulau Jawa sebagai obat untuk meyem-buhkan berbagai jenis penyakit dan merupakan bagian dari acara adat. Penggunaan sirih merah dapat digunakan dalam bentuk segar, simplisia maupun ekstrak kapsul. Secara empiris sirih merah dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti diabetes mi-litus, hepatitis, batu ginjal, me-nurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, hipertensi, ra-dang liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan memperhalus kulit. Hasil uji praklinis pada tikus dengan pemberian ekstrak hingga dosis 20 g/kg berat badan, aman dikonsumsi dan tidak bersifat toksik. Sirih merah banyak di-gunakan pada klinik herbal center sebagai ramuan atau terapi bagi penderita yang tidak dapat di-sembuhkan dengan obat kimia. Potensi sirih merah sebagai tanaman obat multi fungsi sangat besar sehingga perlu ditingkatkan dalam penggunaannya sebagai bahan obat moderen.
Tanaman sirih merah (Piper crocatum) termasuk dalam famili Piperaceae, tumbuh merambat dengan bentuk daun menyerupai hati dan bertangkai, yang tumbuh berselang-seling dari batangnya serta penampakan daun yang berwarna merah keperakan dan mengkilap. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fito-kimia yakni alkoloid, saponin, ta-nin dan flavonoid. Sirih merah sejak dulu telah digunakan oleh masyarakat yang berada di Pulau Jawa sebagai obat untuk meyem-buhkan berbagai jenis penyakit dan merupakan bagian dari acara adat. Penggunaan sirih merah dapat digunakan dalam bentuk segar, simplisia maupun ekstrak kapsul.
Secara empiris sirih merah dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti diabetes mi-litus, hepatitis, batu ginjal, me-nurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, hipertensi, ra-dang liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan memperhalus kulit. Hasil uji praklinis pada tikus dengan pemberian ekstrak hingga dosis 20 g/kg berat badan, aman dikonsumsi dan tidak bersifat toksik. Sirih merah banyak di-gunakan pada klinik herbal center sebagai ramuan atau terapi bagi penderita yang tidak dapat di-sembuhkan dengan obat kimia. Potensi sirih merah sebagai tanaman obat multi fungsi sangat besar sehingga perlu ditingkatkan dalam penggunaannya sebagai bahan obat moderen.
Tanaman sirih mempunyai banyak spesies dan memiliki jenis yang beragam, seperti sirih gading, sirih hijau, sirih hitam, sirih kuning dan sirih merah. Semua jenis tanaman sirih memiliki ciri yang hampir sama yaitu tanamannya merambat dengan bentuk daun menyerupai hati dan bertangkai yang tumbuh berselang seling dari batangnya.
Sirih merah (Piper crocatum) adalah salah satu tanaman obat potensial yang sejak lama telah di-ketahui memiliki berbagai khasiat obat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit, disamping itu juga memiliki nilai-nilai spritual yang tinggi. Sirih merah termasuk dalam satu elemen penting yang harus disediakan dalam setiap upacara adat khususnya di Jogyakarta. Tanaman ini termasuk di dalam famili Pipe-raceae dengan penampakan daun yang berwarna merah keperakkan dan mengkilap saat kena cahaya.
Sirih merah tumbuh merambat di pagar atau pohon. Ciri khas tanaman ini adalah berbatang bulat berwarna hijau keunguan dan tidak berbunga. Daunnya bertangkai membentuk jantung hati dan bagian ujung daun meruncing. Permukaan daun meng-kilap dan tidak merata. Yang mem-bedakan dengan sirih hijau adalah selain daunnya berwarna merah keperakan, bila daunnya disobek maka akan berlendir serta aromanya lebih wangi.
Ramuan sirih merah telah lama dimanfaatkan oleh lingkungan kra-ton Jogyakarta sebagai tanaman obat yang beguna untuk ngadi saliro. Pada tahun 1990-an sirih merah di-fungsikan sebagai tanaman hias oleh para hobis, karena penampilannya yang menarik. Permukaan daunnya merah keperakan dan mengkilap. Pada tahun-tahun terakhir ini ramai dibicarakan dan dimanfaatkan se-bagai tanaman obat. Dari beberapa pengalaman, diketahui sirih merah memiliki khasiat obat untuk berbagai penyakit. Dengan ramuan sirih merah telah banyak masyarakat yang tersembuhkan dari berbagai pe-nyakit. Oleh karena itu banyak orang yang ingin membudidayakannya.
Aspek budidaya
Sirih merah dapat diperbanyak secara vegetatif dengan penyetekan atau pencangkokan karena tanaman ini tidak berbunga. Penyetekan dapat dilakukan dengan menggunakan sulur dengan panjang 20 – 30 cm. Sulur sebaiknya dipilih yang telah mengeluarkan akar dan mempunyai 2 – 3 daun atau 2 – 3 buku. Untuk mengurangi penguapan, daun di ku-rangi sebagian atau buang seluruh-nya. Sulur diambil dari tanaman yang sehat dan telah berumur lebih dari setahun. Cara perbanyakan dengan dengan setek dapat dilakukan dengan me-nyediakan media tanam berupa pasir, tanah dan kompos dengan perban-dingan 1 : 1 : 1. media tersebut di-masukkan ke dalam polibeg berdi ameter 10 cm yang bagian bawah-nya sudah dilubangin. Setek yang telah dipotong-potong direndam dalam air bersih selama lebih kurang 15 menit. Setek ditanam pada poli-beg yang telah berisi media tanam. Letakkan setek ditempat yang teduh dengan penyinaran matahari lebih kurang 60%.
Perbanyakan dengan cara pen-cangkokan dilakukan dengan me-milih cabang yang cukup tua kira-kira 15 cm dari batang pokoknya, kemudian cabang tersebut diikat atau dibalut ijuk atau sabut kelapa yang dapat menghisap air. Pencangkokan tidak perlu mengupas kulit batang. Cangkok diusahakan selalu basah agar akarnya cepat tumbuh dan ber-kembang. Cangkok dapat dipotong dan ditanaman di polibeg apabila akar yang muncul sudah banyak. Untuk tempat menjalar dibuat ajir dari batang kayu atau bambu.
Penyiraman dilakukan satu sampai dua kali dalam sehari tergantung cuaca.
Penanaman di lapangan dilaku-kan pada awal musim hujan dan sebagai tiang panjat dapat digunakan tanaman dadap dan kelor. Jarak tanam dapat digunakan 1 x 1 m, 1 x 1,5 m tergantung kondisi lahan.
Sirih merah dapat beradaptasi de-ngan baik di setiap jenis tanah dan tidak terlalu sulit dalam pemelihara-annya. Selama ini umumnya sirih merah tumbuh tanpa pemupukan. Yang penting selama pertumbuhan-nya di lapangan adalah pengairan yang baik dan cahaya matahari yang diterima sebesar 60 – 75%.
Penangan pasca panen
Tanaman sirih merah siap untuk dipanen minimal berumur 4 bulan, pada saat ini tanaman telah mem-punyai daun 16 – 20 lembar. Ukuran daunnya sudah optimal dan panjang-nya mencapai 15 – 20 cm. Daun yang akan dipanen harus cukup tua, bersih dan warnanya mengkilap karena pada saat itu kadar bahan aktifnya sudah tinggi. Cara pemetikan di-mulai dari daun tanaman bagian bawah menuju atas.
Setelah dipetik, daun disortir dan direndam dalam air untuk mem-bersikan kotoran dan debu yang me-nempel, kemudian dibilas hingga bersih dan ditiriskan. Selanjutnya daun dirajang dengan pisau yang tajam, bersih dan steril, dengan lebar irisan 1 cm. Hasil rajangan dikering anginkan di atas tampah yang telah dialas kertas sampai kadar airnnya di bawah 12%, selama lebih kurang 3 – 4 hari. Rajangan daun yang telah kering dimasukkan ke dalam kan-tong plastik transparan yang kedap air, bersama-sama dimasukan silika gel untuk penyerap air, kemudian di-tutup rapat. Kemasan diberi label tanggal pengemasan selanjutnya di-simpan di tempat kering dan bersih. Dengan penyimpanan yang baik simplisia sirih merah dapat bertahan sampai 1 tahun.
Cara penggunaan simplisia sirih merah yaitu dengan merebus se-banyak 3 – 4 potongan rajangan dengan satu gelas air sampai men-didih. Setelah mendidih, rebusan ter-sebut disaring dan didinginkan. Penggunaan sirih merah dapat dilakukan selain dalam bentuk sim-plisia juga dalam bentuk teh, serbuk, dan ekstrak kapsul.
Pembuatan serbuk sirih merah yaitu diambil dari simplisia yang telah kering kemudian digiling dengan menggunakan grinder men-capai ukuran 40 mesh. Pengemasan dilakukan pada kantong plastik transparan dan diberi label. Sedang-kan ekstrak kapsul dibuat dari hasil serbuk yang di ekstrak dengan menggunakan etanol 70%. Ekstrak kental yang didapat ditambahkan bahan pengisi tepung beras 50% dan dikeringkan dengan menggunakan oven pada suhu 400C, setelah kering dimasukkan ke dalam kapsul.
Kandungan kimia
Tanaman memproduksi berbagai macam bahan kimia untuk tujuan tertentu, yang disebut dengan me-tabolit sekunder. Metabolit sekunder tanaman merupakan bahan yang tidak esensial untuk kepentingan hidup tanaman tersebut, tetapi mem-punyai fungsi untuk berkompetisi dengan makhluk hidup lainnya. Metabolit sekunder yang diproduksi tanaman bermacam-macam seperti alkaloid, terpenoid, isoprenoid, fla-vonoid, cyanogenic, glucoside, glu-cosinolate dan non protein amino acid. Alkaloid merupakan metabolit sekunder yang paling banyak di produksi tanaman. Alkaloid adalah bahan organik yang mengandung nitrogen sebagai bagian dari sistim heterosiklik. Nenek moyang kita telah memanfaatkan alkaloid dari tanaman sebagai obat. Sampai saat ini semakin banyak alkaloid yang ditemukan dan diisolasi untuk obat moderen.
Para ahli pengobatan tradisional telah banyak menggunakan tanaman sirih merah oleh karena mempunyai kandungan kimia yang penting untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fitokimia yakni alkoloid, saponin, tanin dan flavonoid. Dari buku ”A review of natural product and plants as potensial antidiabetic” dilaporkan bahwa senyawa alko-koloid dan flavonoid memiliki ak-tivitas hipoglikemik atau penurun kadar glukosa darah.
Kandungan kimia lainnya yang terdapat di daun sirih merah adalah minyak atsiri, hidroksikavicol, kavi-col, kavibetol, allylprokatekol, kar-vakrol, eugenol, p-cymene, cineole, caryofelen, kadimen estragol, ter-penena, dan fenil propada. Karena banyaknya kandungan zat/senyawa kimia bermanfaat inilah, daun sirih merah memiliki manfaat yang sangat luas sebagai bahan obat. Karvakrol bersifat desinfektan, anti jamur, sehingga bisa digunakan untuk obat antiseptik pada bau mulut dan keputihan. Eugenol dapat di-gunakan untuk mengurangi rasa sakit, sedangkan tanin dapat diguna-kan untuk mengobati sakit perut.
Sirih merah sebagai tanaman obat multi fungsi
Sejak jaman nenek moyang kita dahulu tanaman sirih merah telah diketahui memiliki berbagai khasiat obat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit, di samping itu sirih merah memiliki nilai-nilai spiritual yang tinggi. Sirih merah diperguna-kan sebagai salah satu bagian pen-ting yang harus disediakan dalam setiap upacara adat ”ngadi saliro”. Air rebusannya yang mengandung antiseptik digunakan untuk menjaga kesehatan rongga mulut dan me-nyembuhkan penyakit keputihan ser-ta bau tak sedap.
Penelitian terhadap tanaman sirih merah sampai saat ini masih sangat kurang terutama dalam pengembang-an sebagai bahan baku untuk bio-farmaka. Selama ini pemanfaatan sirih merah di masyarakat hanya ber-dasarkan pengalaman yang dilaku-kan secara turun temurun dari orang tua kepada anak atau saudara ter-dekat secara lisan. Di Jawa, ter-utama di Kraton Jogyakarta, tanam-an sirih merah telah dikonsumsi sejak dahulu untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Bedasarkan pengalaman suku Jawa tanaman sirih merah mempunyai manfaat me-nyembukan penyakit ambeien, ke-putihan dan obat kumur, alkaloid di dalam sirih merah inilah yang berfungsi sebagai anti mikroba.
Selain bersifat antiseptik sirih merah juga bisa dipakai mengobati penyakit diabetes, dengan meminum air rebusan sirih merah setiap hari akan menurunkan kadar gula darah sampai pada tingkat yang normal. Kanker merupakan penyakit yang cukup banyak diderita orang dan sangat mematikan, dapat disembuh-kan dengan menggunakan serbuk atau rebusan dari daun sirih merah. Beberapa pengalaman di masyarakat menunjukkan bahwa sirih merah dapat menurunkan penyakit darah tinggi, selain itu juga dapat menyem-buhkan penyakit hepatitis.
Sirih merah dalam bentuk teh herbal bisa mengobati asam urat, kencing manis, maag dan kelelahan, ini telah dilakukan oleh klinik herbal senter yang ada di Jogyakarta, di mana pasiennya yang berobat sem-buh dari diabetes karena meng-konsumsi teh herbal sirih merah. Sirih merah juga sebagai obat luar dapat memperhalus kulit.
Secara empiris diketahui tanaman sirih merah dapat menyembuhkan penyakit batu ginjal, kolesterol, asam urat, serangan jantung, stroke, radang prostat, radang mata, masuk angin dan nyeri sendi.
Hasil uji praklinis pada tikus dengan pemberian ekstrak hingga dosis 20 g/kg berat badan, aman dikonsumsi dan tidak bersifat toksik, pada dosis tersebut mampu me-nurunkan kadar glukosa darah tikus sebesar 34,3%. Lebih tinggi penu-runannya dibandingkan dengan pem-berian obat anti diabetes militus komersial Daonil 3,22 mml/kg yang hanya menurunkan 27% glukosa darah tikus. Hasil uji praklinis pada tikus, dapat di pakai sebagai acuan penggunaan pada orang yang men-derita kencing manis. Saat ini sudah cukup banyak klinik herbal center yang menggunakan sirih merah sebagai ramuan atau terapi yang berkhasiat dan manjur untuk pe-nyembuhan berbagai jenis penyakit
Penutup
Tanaman sirih merah mempunyai banyak manfaat dalam pengobatan tradisional, mempunyai potensi me-nyembukan berbagai jenis penyakit. Banyak pengalaman bahwa meng-gunakan sirih merah dalam bentuk segar, simplisia maupun ekstrak kapsul dapat menyembuhkan penya-kit diabetes militus, hepatitis, batu ginjal, menurunkan kolesterol, men-cegah stroke, asam urat, hipertensi, radang liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan memperhalus kulit. Tanaman sirih merah dapat dapat beradaptasi dengan baik di setiap jenis tanah sehingga mudah dikembangkan dalam skala besar
Aku sedang mengembangkan sirih merah, jika berminat bisa menghubungi di 0815-8864909
Diberikan GRATISSSS bagi yg mau pergunakan utk obat
Sumber : Trubus-Milis kesehatan
BPOM RI tentang “MELAMIN”
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
REPUBLIK INDONESIA
PERINGATAN/PUBLIC WARNING
TENTANG ERALATAN MAKAN “MELAMIN”
NOMOR: KH.00.01.1.23.2258
TANGGAL 1 JUNI 2009
Berdasarkan hasil pengawasan terhadap peralatan makan ”Melamin”, Badan POM RI perlu mengeluarkan peringatan (Public Warning) sebagai berikut:
1. bahwa Badan POM RI telah melakukan pengujian laboratorium terhadap 62 sampel peralatan makan ”Melamin”. Dari hasil pengujian tersebut itemukan 30 positif melepaskan formalin.
2. bahwa 30 jenis peralatan makan “Melamin” yang melepaskan formalin (terlampir) berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan bila digunakan untuk mewadahi makanan yang berair atau berasa asam, terlebih dalam keadaan panas.
3.Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen Badan POM RI dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau email ulpk@pom.go.id dan ulpkbadanpom@yahoo.com, atau melihat di website Badan POM, www.pom.go.id.
Demikian peringatan ini disampaikan untuk disebarluaskan.
Sumber: BPOM RI
Paus Minta Pesan Gereja Disebar via Internet
[vatikan 21/5/09]
Pemimpin tertinggi Kristen Katolik Paus Benediktus XVI, mematahkan paradigma kalau pemimpin spiritual lekat dengan sifat yang kolot dalam soal teknologi. Sebab, Paus mulai memberikan semangat kepada kaum muda Katolik untuk memanfaatkan dengan benar internet.
Seruan ini sengaja dilakakukan agar para anak muda Katolik berusaha keras menyampaikan pesan Gereja ke seluruh dunia, dengan memanfaatkan internet. Pasalnya menurut Paus, internet tidak bisa terlepas dari kegiatan masyarakat. Selain itu juga, internet mampu menjangkau publik lebih luas dan cepat.
“Internet mempunyai pengaruh yang besar untuk menyebarkan pesan yang diinginkan,” ujar Paus yang dikutip salah satu pengajar di Akademi Nazaret Kathryn Pelino, kepada Chicago Tribune, Kamis (21/5/2009)
Sumber: http://mirifica. net/artDetail. php?aid=5762
LaoTzu : Ajaran – Tao
81 BAB TAO TE CHING
1. Ajaran yang dapat diucapkan bukanlah Ajaran mutlak, Nama yang tersebutkan bukanlah nama yang mutlak. Yang tak bernama berasal dari langit dan bumi, yang bernama adalah ibu segala benda. Maka, tanpa pamrih, seseorang akan memahami yang sukar terpahami, dan dengan harapan, seseorang memahami batasnya. Sumber dari keduanya sama, namun mereka berbeda. Keduanya disebut mendalam, mendalam dan misteri, gerbang menuju kesatuan kecerdikan.( MULA KEKUATAN)
2. Bila sedunia mengenal kecantikan sebagai kecantikan, ada keburukan. Bila baik dikenali sebagai baik, ada kejahatan. Dalam hal ini, keberadaan dan ketiadaan saling menghasilkan. Kesukaran dan kemudahan saling mengisi. Panjang dan pendek saling berlawanan. Tinggi dan rendah saling tarik menarik. Nada dan irama saling mengimbangi. Masa depan dan masa lalu saling mengikuti. Karena itu, orang bijaksana tetap pada posisinya tanpa berusaha. Melatih filsafat mereka tanpa kata kata. Menjadi bagian dari semua benda dan tak mengabaikan apapun. Mereka menghasilkan namun tak memiliki. Bertindak tanpa pamrih. Berhasil tanpa menerima pujian. Sesungguhnya mereka tidak dipuji, karena mereka sudah memilikinya. (ANUT KUTUBAN)
3. Jangan mengagungkan yang teramat pandai, dan rakyat tak akan menentang. Jangan menyimpan benda yang sukar didapat, dan rakyat tak akan menjadi pencuri. Jangan mementingkan nafsu, dan pikiran rakyat tak akan bingung. Karena itu, orang bijaksana memimpin yang lain dengan : membuka pikirannya. Memperkuat pusatnya. Mengurangi nafsunya. Memperkuat sifatnya. Biarkan orang selalu bertindak tanpa strategi atau nafsu. Biarkan orang pintar tak berusaha bertindak. Bertindak tanpa tindakan. Dan tiada yang tak teratur.(TETAP TENANG)
4. Ajaran itu kosong tetapi berguna, bagaimanapun ia tak bakal terisi penuh, begitu dalam! Menyerupai sumber dari semua benda. Ia menumpulkan ketajaman, mengurai kekusutan, menyelaraskan kecerahan, ia mengenali cara dunia semesta. Begitu dalam! Ia menyerupai keberadaan tertentu, ku tak tahu keturunan siapa dia, bayangan ini di depan sumbernya. (SIFAT AJARAN)
5. Langit dan bumi tiada memihak, mereka menganggap segala benda seperti anjing jerami. Orang bijaksana tidak memihak, mereka menganggap semua orang seperti anjing jerami. Diantara langit dan bumi, ruang seperti alat pengembus. Bentuk berubah namun wujudnya tidak.Semakin banyak bergerak, semakin menghasilkan. Terlalu banyak bicara melelahkan diri, lebih baik tetap terpusat. (PEGANG PUSAT)
6. Misteri lembah itu abadi, dikenal sebagai wanita lembut. Gerbang dari wanita lembut, adalah sumber langit dan bumi. Abadi, tanpa akhir, tampaknya ada. Kegunaannya datang, tanpa usaha. (PAHAMI YANG LEMBUT)
7. Langit adalah abadi, bumi adalah kekal. Mereka bisa abadi dan kekal, karena mereka tidak hadir untuk dirinya sendiri, karena itulah mereka bisa abadi. Karena itu, orang bijaksana : menmpatkan dirinya belakangan, tapi merekalah yang pertama. Menempatkan dirinya diluar, tapi mereka tetap tinggal. Bukankah karena mereka tak mementingkan diri, maka kepentingan mereka terpenuhi ? (KEKUATAN TAK PIKIR DIRI)
8. Nilai tertinggi, seperti air. Nilai dalam air menguntungkan semua benda, dan ia tidak menentang. Ia tinggal di tempat yang diremehkan orang, dan karena itu ia dekat dengan Ajaran. Nilai dalam tempat tinggal ialah loka. Nilai dalam pikiran adalah kedalaman. Nilai dalam hubungan yakni kebajikan. Nilai dalam kata yaitu ketulusan. Nilai dalam kepemimpinan adalah keteraturan. Nilai dalam kerja ialah kecakapan. Nilai dalam usaha ialah ketepatan waktu. Karena sesungguhnya mereka tidak menentang, tak ada kebencian. (NILAI TAK BERSAING)
9. Berpegang pada kepenuhan, tidaklah sebaik berhenti pada waktunya. Ketajaman yang menyelidik, tak melindungi dalam waktu lama. Rumah yang penuh harta benda, tak dapat dipertahankan. Kebanggaan akan kekayaan dan kedudukan, adalah mengabaikan keruntuhan seseorang. Mundur ketiga sukses diraih, adalah Ajaran dalam alam. (ATASI KEMUNDURAN)
10. Dalam mengatur naluri dan memeluk keselarasan, bisakah tiada terbagi ? Dalam memusatkan pengaruh, bisakah berhasil seperti bayi yang baru lahir ? Dalam menjernihkan pemahaman, bisakah bebas dari kesalahan ? Dalam mencintai orang dan memimpin organisasi, bisakah tidak bertindak ? Dalam membuka dan menutup jalan menuju alam, bisakah tiada melemah ? Dalam melihat jelas ke segala arah, bisakah tanpa pengetahuan ? Hasilkanlah sesuatu, peliharalah sesuatu. Hasilkan tapi jangan memiliki. Bertindaklah tanpa pamrih. Majulah tanpa menguasai. Inilah kekuatan kelembutan.( HARMONI BATIN)
11. Tigapuluh jejari bertemu di satu pusat, yang tiada disana membuat roda berguna. Tanah liat dibentuk menjadi wadah, yang tiada disana membuat wadah berguna. Pintu dan jendela dipotong untuk membuat ruangan, yang tiada disana membuat ruangan berguna. Karena itu ambillah guna dari yang ada, dengan menggunakan yang tidak ada. (GUNAKAN YANG TIADA)
12. Lima warna akan membutakan mata seseorang, lima nada akan membuat tuli telinga seseorang, lima aroma akan membekukan rasa seseorang. Berlomba dan berburu akan mengganggu pikiran seseorang. Benda-benda yang sukar diperoleh akan menghalangi jalan seseorang. Karena itu, orang bijaksana, memperhatikan pusat dan bukan mata. Mereka membuang yang satu dan menerima yang lain. (KENDALI INDERA)
13. Ada peringatan dalam hal kemurnian dan aib. Penghargaan dan ketakutan dikenali dengan diri. Apa makna : ‘peringatan dalam kemurnian dan aib’ itu? Kemurnian naik, aib turun. Untuk meraih mereka mendatangkan peringatan. Kehilangan mereka menghadirkan peringatan. Itulah artinya. Apa pula makna : ‘penghargaan dan ketakutan dikenali dengan diri’ ? Alasan untuk ketakutan, adalah kehadiran diri kita. Bila kita tanpa diri, apa yang perlu ditakuti ? Karena itu mereka yang menghargai dunia sebagai diri, akan diserahkan kepada dunia. Mereka yang mencintai dunia sebagai diri, akan dipercayai dengan dunia. (PERLUAS PENGENALAN)
14. Dilihat namun tak terlihat, namanya ialah tak berbentuk. Didengar namun tiada terdengar, namanya yakni tanpa suara. Dijangkau tak teraih, namanya yaitu tak tersentuh. Tiga hal itu tak dapat dianalisa, jadi bercampur dan bertindak sebagai kesatuan. Terbitnya tidak terang, tenggelamnya tanpa gelap. Tanpa akhir, yang tak bernama terus berlalu, bercampur dan kembali kepada ketiadaan. Itulah sebabnya ia disebut : bentuk dari yang tak berbentuk. Citra dari ketiadaan. Itulah sebabnya ia dikatakan rumit. Dihadapi, awalnya tiada terlihat. Diikuti, akhirnya pun tiada terlihat. Berpeganglah pada Ajaran kuno, kendalikan realitas kini. Waspadai asal-usul kuno. Inilah yang disebut inti Ajaran. (INTI AJARAN)
15. Mereka yang terampil dalam Ajaran kuno, tanpa disadari akan jujur dan dalam intuisinya. Mereka begitu dalam hingga tak dikenali. Sesungguhnya mereka tak bisa dikenali, kekuatan mereka dapat dimuat. Begitu hati-hati, seperti menyumbat sungai di musim dingin. Begitu ragu-ragu, seperti mengharap semua pihak dalam sebuah komunitas. Begitu tenang, seperti bersikap sebagai tamu. Begitu mengalah, seperti es yang akan mencair. Begitu jujur, seperti bertindak penuh kebersahajaan. Begitu terbuka, seperti sebuah lembah. Begitu melekat, seperti air berlumpur. Siapa dapat menyesuaikan dengan air berlumpur, dan tiba pelan-pelan pada kejernihan ? Siapa dapat bergerak stabil, dan membawa ketahanan pelan-pelan pada hidup ? Mereka yang memelihara Ajaran, tak ingin menjadi penuh. Memang, karena mereka tidak penuh. Mereka dapat digunakan dan juga diperbarui. (KEKUATAN TIADA KELIHATAN)
16. Mencapai keterbukaan tertinggi, mempertahankan harmoni terdalam, menjadi bagian dari semua zat, dengan cara itu kita rasakan siklus. Memang teramat banyak benda, tetapi tiap siklus menyatu dengan sumbernya. Bersatu dengan sumber dinamai menyelaraskan, inilah siklus ada. Siklus ada disebut yang mutlak, mengenal yang mutlak disebut pemahaman (ngeh). Tidak ngeh yang mutlak, adalah bagian kesialan ceroboh. Mengenal yang mutlak adalah menjadi toleran, yang toleran menjadi tidak memihak, yang tak memihak menjadi kuat, yang kuat menjadi alami, yang alami menjadi Ajaran. Yang memiliki Ajaran menjadi abadi, dan bebas dari bahaya seumur hidup. (MENGENAL YANG MUTLAK)
17. Pemimpin terbaik adalah yang kehadirannya diketahui (rasa). Yang terbaik kedua ialah yang dicintai dan dihormati. Berikutnya yang disegani. Yang terakhir ialah yang dicemooh. Mereka yang kekurangan keyakinan, tak kan dipercaya. Tapi bila perintah datang dari jauh, dan pekerjaan dilaksanakan, tujuan tercapai, orang mengatakan : ‘kita melakukannya dengan wajar’ (apa adanya). (PENGARUH TAK KENTARA)
18. Tatkala Ajaran agung dilupakan, kedermawanan dan moral tampak, strategi cemerlang terhasil, dan kemunafikan besarlah yang timbul semarak. Ketika keluarga tak punya harmoni, kesalehan dan kesetiaan dipuja, negara dibingungkan oleh kekacauan, dan patriot sejati didambakan hadir. (HILANG NALURI)
19. Buanglah yang (sok) suci, abaikan strategi, rakyat akan beruntung seratus kali. Buanglah kedermawanan (monafik), abaikan (sok) moral, rakyat akan kembali pada cinta alami. Buanglah kepintaran (yang minteri), abaikan keserakahan, pencuri pun tak akan ada lagi. Tetapi bila tiga hal itu tak cukup, berpeganglah pada prinsip ini : rasakan kemurnian, peluklah kebersahajaan, kurangi kepentingan diri, batasi keinginan. (KEMBALI BERSAHAJA)
20. Buanglah yang ilmiah, jangan cemas. Berapa banyak beda antara persetujuan dan perbudakan ? Berapa banyak beda antara baik dan buruk ? Bahwa orang harus memuja dan dipuja orang lain – betapa mustahil dan tak terpusat! Pikiran (kemanusiaan) kolektif teramat luas dan berbuah, seperti menerima pengorbanan besar, seperti memanjat menara amatan hidup. Aku sendiri tetap tak terlibat, seperti bocah yang belum tersenyum, tak terikat, tanpa loka bergaul. Pikiran kolektif meliputi semua, aku sendiri tampaknya diabaikan, aku tidak dikenal oleh inti dan tidak jelas, tidak jelas! Orang biasa cemerlang dan nyata, aku sendiri gelap dan samar. Orang biasa tepat dan tajam, aku sendiri lemah dan bodoh. Tak peduli seperti laut, tan henti seperti angin bertiup, pikiran kolektif selalu hadir. Dan aku sendiri tidak teratur dan terpencil, aku sendiri berbeda daripada yang lain, dalam menghargai makanan dari ibu. (KEMBANGKAN KEMANDIRIAN)
21. Ungkapan alami tentang kekuatan, hanya dicapai melalui Ajaran. Ajaran bekerja melalui hukum alam, tidak berbentuk, tidak teraba. Tak teraba, tak berbentuk! Di pusat muncul bayangan. Tak berbentuk, tak teraba! Di pusatnya timbul hukum alam. Samar, misterius! Di pusatnya muncul kekuatan hidup. Kekuatan hidup amatlah nyata, di pusatnya menyembul kebenaran. Dari zaman purba hingga kini, namanya tetap sama, melalui pengalaman asal mula kolektif. Bagaimana aku mengetahui jalan asal-mula-kolektif ? Melalui ini. (ASAL MULA KOLEKTIF)
22. Yang bengkok menjadi utuh, yang berliuk liku menjadi lurus, yang dalam menjadi penuh, yang lelah menjadi segar, yang kecil menjadi mudah digapai, yang berlebihan menjadi bingung. Maka orang bijaksana berpegang pada yang satu, dan menganggap dunia sebagai pola mereka. Mereka tidak memamerkan diri karena itu mereka diterangi. Mereka tak menyatakan diri maka mereka berbeda. Mereka tak menuntut oleh sebab itu mereka tepercaya. Mereka tak membual, maka mereka maju. Karena sesungguhnya mereka tidak bersaing, dunia tak bisa bersaing dengan mereka. Pepatah kuno : ‘yang bergelombang menjadi utuh’. Adakah itu kata-kata kosong ? Untuk menjadi utuh, berbaliklah ke dalam! (IKUTI POLA)
23. Alam jarang bicara, angin puting beliung tak berlangsung sepanjang pagi, dan hujan badai mendadak bukan sepanjang hari-hari. Apa sebabnya ? Langit dan bumi. Bila langit dan bumi tak sanggup membuatnya berlangsung lama, apalagi manusia ? Maka mereka yang memelihara Ajaran, menyamakan dengan Ajaran. Mereka yang menjaga kekuatan, menyamakan dengan kekuatan. Yang memelihara kegagalan, menyamakan dengan kegagalan. Mereka yang menyamakan dengan Ajaran akan disambut Ajaran, yang menyamakan dengan kekuatan akan disambut kekuatan, yang menyamakan dengan kegagalan akan disambut kegagalan. Mereka yang kurang percaya, tak akan dipercayai! (SIKAP KUAT TETAP)
24. Mereka yang berjingkat tak dapat bertegak teguh, yang mengangkang tak dapat berjalan, yang memamerkan diri tak dapat menerangi, yang membatasi diri tak dapat dibedakan, yang membuat gugatan tak dapat beroleh kepercayaan, yang sombong tak bisa maju. Bagi mereka yang mengikuti Ajaran, hal ini seperti makanan dan tindakan berlebihan, dan melawan hukum alam, maka yang memiliki Ajaran pergi menjauh. (BAHAYA KELEBIHAN)
25. Ada sesuatu yang melebur menjadi satu, sebelum langit dan bumi lahir. Diam, sangat luas, bebas, dan tak berubah. Bekerja di aneka tempat, tan kenal lelah, dia dapat dianggap ibu dunia. Aku tak tahu namanya, kata yang kuucap ialah Ajaran. Terpaksa memberi namanya, kukatakan yang agung. Keagungan berarti kesinambungan, kesinambungan bermakna pergi jauh, pergi jauh berarti kembali. Karena itu Ajaran adalah yang agung. Langit dan bumi adalah agung. Seorang pemimpin juga agung. Di jagad raya ada empat keagungan, dan kepemimpinan adalah salah-satunya. Manusia dibentuk di bumi, bumi dibentuk di langit, langit dibentuk dalam Ajaran, Ajaran dibentuk di alam. (AJARAN AGUNG)
26. Daya tarik adalah dasar kecerobohan, diam adalah induk hasutan. Maka orang bijak dapat berjalan sepanjang hari, tanpa meninggalkan muatan mereka di belakang. Betapapun menawan pemandangan, mereka tetap tenang dan tidak terusik. Bagaimana pemimpin dengan sepuluh ribu kereta perang, memiliki kedudukan yang lemah di dunia ? Jika mereka lemah, mereka kehilangan dasar. Jika mereka terhasut, mereka kehilangan kekuasaan. (PIKATAN KEKUASAAN)
27. Jalan yang baik tak berbekas, ceramah yang baik tiada salahnya, analisa yang baik tak memakai siasat. Kunci yang baik tak berpalang-baut tapi tak dapat dibuka. Simpul yang baik tak menahan tapi tak pula dapat dibuka. Orang bijaksana selalu dapat menolong orang lain, maka tak seorangpun disia-siakan. Mereka selalu pandai menyimpan benda-benda, maka tak ada satupun tersia-sia. Inilah menggandakan cahaya. Karena itu orang baik disebut guru dari orang yang rendah, dan orang rendah adalah sumber bagi orang baik. Orang yang tidak menghargai guru, atau tak menyukai sumber, meskipun pintar akan tertipu. Inilah kelembutan yang berarti. (TUKAR PENGETAHUAN TERLATIH)
BERSAMBUNG
Sumber : Saduran AJH/RLWing – Milis
Buah Sirsak…?
Dalam kesempatan kunjungan ke area perkebunan,
disampaikan oleh salah satu pakar buah disana
bahwa Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar
dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.
Untuk pencegahan, disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
Untuk penyembuhan, bisa dengan
merebus 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua)
ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap
dan air tinggal 1 gelas saja.
Air yang tinggal 1 gelas
diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.
Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat.
Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi,
bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal
dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal.
Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal.









